News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ridwan Kamil dan Kehidupan Pribadinya

Lisa Mariana Cerita Intimidasi Saat Hamil Tiga Bulan

Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: timtribunsolo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LISA MARIANA DIINTIMIDASI - Ridwan Kamil saat blusukan di Kampung Bayam, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (21/11/2024). Kini Lisa Mariana menyebut ibunya yang sampai stroke diduga karena dibentak oleh tim Ridwan Kamil.

TRIBUNNEWS.COM - Selebgram Lisa Mariana mengungkapkan bahwa ia mengalami intimidasi saat hamil tiga bulan, yang diduga berkontribusi pada kondisi kesehatan ibunya yang mengalami stroke.

Hal ini terjadi setelah kedatangan tim dari mantan Gubernur Ridwan Kamil ke rumahnya.

Lisa menegaskan bahwa ia tidak mencari perhatian publik melalui cerita ini.

Lisa menuturkan, "Gue bukan jual kisah ya. Nyokap stroke kiri salah satu penyebabnya karena dibentak. Tim mereka yang memaksa aku tanda tangani surat yang bukan aku buat dan menyatakan aku berbohong," tulisnya dalam unggahan Instagram story pada Jumat, 28 Maret 2025.

Kejadian Intimidasi

Lisa menjelaskan bahwa saat kedatangan tim Ridwan Kamil, ia berada di rumah bersama ibunya.

Dalam keadaan hamil, Lisa merasa sangat tertekan dengan situasi tersebut. "Dipush, dipaksa pas hamil 3 bulan. Kalian bayangin nggak hancurnya. Ya Allah, ngetik sambil nangis," ungkapnya.

Lisa Mariana sebelumnya menghubungi pengacara Sunan Kalijaga setelah membuat pengakuan tersebut.

Sunan mengonfirmasi bahwa ia telah berkomunikasi dengan Lisa dan menanyakan perihal yang terjadi. "Kebetulan hari ini tadi saya berkomunikasi dengan Lisa," ujar Sunan dalam wawancara dengan media.

Sunan juga menyebutkan bahwa Lisa dalam kondisi kelelahan dan belum siap untuk membahas dugaan perselingkuhan yang melibatkan Ridwan Kamil. "Dia bilang, 'Nanti bang saya cerita lah bagaimana,'" tutup Sunan.

Kondisi Lisa Mariana yang tertekan dan pengakuannya mengenai intimidasi saat hamil menjadi sorotan publik.

Ia berharap agar cerita ini tidak dianggap sebagai upaya mencari perhatian, melainkan sebagai pengalaman pribadi yang menyakitkan.

(Tribunnews.com/Indah Aprilin)

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini