TRIBUNNEWS.COM - Aktris Claresta Taufan mengungkap pengalaman barunya saat membintangi serial drama Bunga di Tepi Jurang.
Dalam serial tersebut, Claresta mengaku menghadapi sejumlah tantangan selama proses syuting, termasuk mendalami karakter perempuan desa hingga menjalani adegan yang belum pernah ia lakukan sebelumnya.
“Cukup menantang, jujur menantang," kata Claresta Taufan di Central Park, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026).
"Banyak scene-scene baru yang aku belum pernah lakukan sebelumnya, yang pastinya butuh orang-orang profesional di set yang menjaga kita,” ujar Claresta.
Di serial itu, Claresta memerankan karakter Andini atau Anin, seorang perempuan desa yang memiliki keinginan mengubah hidup di Jakarta.
Menurutnya, karakter tersebut harus menghadapi berbagai persoalan dan tekanan dalam perjalanan hidupnya.
“Aku berperan sebagai Andini atau Anin, perempuan dari desa yang punya mimpi yang besar," bebernya.
"Namun ternyata ketika mencoba untuk mencapainya tidak semudah apa yang dia bayangkan,” kata Claresta.
Ia menjelaskan karakter Andini mengalami berbagai dinamika yang membuatnya beberapa kali mengalami kegagalan dan kesulitan.
“Di perjalanannya banyak tantangan yang bikin jatuh bangun, jatuh bangun, jatuh bangun,” tuturnya.
Baca juga: FLiFE FLOO Standard Series, AC dengan Fitur Smart Cleaner dan Ultra Silence Mode
Claresta juga menyinggung adanya sejumlah adegan intim dalam serial tersebut. Ia mengaku sempat merasa gugup saat pertama kali menjalani proses pengambilan gambar untuk adegan tersebut.
“Deg-degan banget awalnya,” ungkapnya.
“Tapi dengan tim produksi dan juga kita dijaga oleh intimacy coordinator, jadi semua terasa nyaman dan aman,” lanjut Claresta.
Menurut Claresta, pengalaman tersebut memberinya kesempatan mengeksplorasi sisi akting yang berbeda dibanding proyek-proyek sebelumnya.
“Iya karena emang banyak scene-scene yang sebenarnya baru aku lakukan baik di film maupun di series-series aku yang lain,” katanya.
Baca tanpa iklan