"Setelah dicek, ternyata sudah ada pembengkakan. Papi sempat masih nggak apa-apa, tapi sepertinya badannya nolak obatnya," tuturnya.
"Akhirnya kondisi tubuhnya makin lama makin menurun,” lanjut Sarwendah.
Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit sudah melakukan penanganan terbaik dan cepat. Tidak ada kelalaian medis dalam kasus ini.
“Rumah sakitnya penanganannya cepat banget. Apalagi aku orangnya detail banget kalau soal obat dan rumah sakit," katanya.
"Jadi bukan karena salah penanganan atau gimana. Semua sudah dilakukan sebaik mungkin,” ungkap Sarwendah.
Hendrik Lo meninggal dunia pada Sabtu (19/7/2025). Jenazahnya disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven Jakarta Utara.
Rencananya jenazah dikremasi pada Rabu (23/7/2025).
Baca tanpa iklan