Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Hanin Dhiya bawa kisah pahitnya hubungan yang diwarnai perselingkuhan lewat lagu 'Orang Baru'.
Lagu ini mengangkat tema yang cukup dekat dengan realitas banyak orang: tentang perselingkuhan dalam hubungan, dan rasa bingung ketika mulai kehilangan tempat di hati pasangan.
Baca juga: Kunci Gitar Lagu Selalu untuk Selamanya - Hanin Dhiya ft. Stevan Pasaribu: Adakah Cinta yang Tulus
Hanin mengatakan dirinya ingin menyuarakan perasaan seseorang yang pelan-pelan tergantikan oleh kehadiran orang ketiga.
Nama Hanin Dhiya mulai dikenal publik sejak mengikuti ajang pencarian bakat Rising Star Indonesia pada tahun 2014, di mana ia tampil memukau dan menjadi runner-up.
Suaranya yang khas dan kemampuan vokalnya yang kuat membuatnya cepat mendapat tempat di industri musik Tanah Air.
Sejak saat itu, Hanin aktif merilis berbagai single dan album, termasuk meng-cover lagu-lagu populer yang banyak viral di media sosial.
Ia juga kerap menulis lagu sendiri, dan perlahan menampilkan sisi personal dalam karya-karyanya.
Hanin dikenal sebagai penyanyi yang membawa emosi dalam lirik sederhana namun dalam, seperti pada lagu-lagu sebelumnya seperti "Bukan Untukku", "Waktu Yang Salah", hingga "Jangan Sampai Pasrah".
Di lagu ini, bukan hanya tentang dikhianati, namun juga soal transisi emosional yang membingungkan.
"Lagu ini ditujukan untuk siapapun yang masih bertahan dalam hubungan yang perlahan mulai terasa hambar, ketika perubahan sikap pasangan menimbulkan banyak prasangka,” ujar Hanin Dhiya di kawasan Mampang Prapatan Jakarta Selatan, Jumat (8/8/2025).
“Perubahan sikap yang tak pasti, lebih menyakitkan dari kata putus," tambahnya.
Lagu 'Orang Baru' merupakan karya kolaborasi Hanin bersama Farrell Ariega, yang bertindak sebagai penulis lagu sekaligus produser musik.
Hanin mengaku cukup kesulitan saat menulis liriknya, karena harus membayangkan menjadi seseorang yang diselingkuhi.
"Cukup sulit untuk aku menulis lirik lagu ini, karena harus memposisikan diri sebagai seseorang yang ‘dikhianati’ oleh pasangannya sendiri,” ungkap Hanin.
Baca tanpa iklan