TRIBUNEWS.COM - NAVA, band rock alternatif yang digawangi dua orang, yakni Hugo Kasela dan Revaldo Putra, mewarnai musik Indonesia mulai pertengahan tahun ini.
Empat lagu mereka dalam mini album "Rayakan Dunia Baru" sudah bisa didengar di Spotify. Antara lain lagu "Rayakan", "Pergilah", "Selamanya", "Fana".
"Mini album ini kami kasih judul “Rayakan Dunia Baru”, menggambarkan tentang kehidupan sosial dengan segala problemnya," ujar Hugo.
Lagu "Rayakan" misalnya. Lagu tersebut mengajak pendengarnya untuk mensyukuri apapun yang telah dilewati.
Baca juga: Sistem Baru LMKN Menjawab Kisruh Royalti di Dunia Musik Tanah Air
Dengan kata lain, setiap momen senang atau susah, merupakan pengalaman sekaligus sarana belajar untuk menjadikan seseorang hidup lebih baik dan bermakna.
Kemudian lagu “Pergilah” menceritakan tentang orang terdekat yang keras kepala dan kurang memberi pengertian.
Dilihat dari judulnya, bisa dikatakan lagu ini mengajak pendengarnya untuk move on.
Sedangkan lagu "Selamanya" merupakan kerinduan seseorang terhadap masa kecilnya sekaligus ucapan terima kasih kepada orang tua.
Lagu "Fana" mengungkapkan kegelisahan terhadap zaman, di mana banyak orang hidup bergantung algoritma.
"Bagi kami itu menimbulkan kurangnya kreatifitas, dan juga rasa percaya diri mereka," timpal Revaldo.
Sejarah NAVA
NAVA terbentuk pada 15 april 2025. Didirikan oleh Hugo Kasela dan Revaldo Putra.
Uniknya band ini, karena personelnya hanya dua orang. Alasan mereka sederhana, karena sudah bersahabat sejak duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Kami sudah bermusik bersama sejak masih SMP, tentu dengan chemistry yang sama. Lagipula kami sudah memiliki komponen yang cukup di antara kami berdua," terang Hugo.
Baca juga: Berkenalan dengan Musik Desember Project: Garang Tapi Menyenangkan dan Penuh Warna
Namun, diakui mereka, tak menutup kemungkinan bakal tambah personel.
"Sampai saat ini kami masih mencari yang bisa ikut berkembang dan bisa membangun band ini bersama," ujar Revaldo.
Keduanya sepakat menggunakan NAVA sebagai identitas band.
Nama itu dari bahasa latin yang diartikan sebagai perjalanan baru, yang membawa arah musik fresh untuk melewati kegelisahan di dunia.
"Kami berharap lagu-lagu kami bisa didengar seluruh kalangan," kata Hugo.
Baca tanpa iklan