Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eza Gionino bertemu dengan Meiza Aulia untuk pertama kali pasca mereka pisah rumah.
Keduanya diketahui sudah pisah rumah sejak 15 Agustus 2025 lalu, dan baru bertemu hari ini di Pengadilan Agama Cibinong.
Baca juga: Jalani Sidang Perdana Peceraian, Eza Gionino Ingin Damai, Meiza Aulia Minta Doa
Eza dan Meiza akan menjalani sidang perdana perceraian mereka hari ini, sejak masuk gugatan cerai dari Meiza pada 3 September 2025.
"Iya, bisa dibilang seperti itu (bertemu pertama kali dengan Meiza)," ucap Eza Gionino di Pengadilan Agama Cibinong, Senin (22/9/2025).
Eza juga curhat bahwa dirinya sama sekali belum bertemu dengan anak-anaknya sejak berpisah rumah.
"Saya belum ketemu sama sekali dengan anak-anak, saya sangat berharap sekali dari hati saya bisa bertemu anak-anak," ungkap Eza.
Beberapa waktu lalu dalam jumpa pers Eza Gionino cerita momen ketika dirinya dan Meiza Aulia pisah rumah, karena cekcok.
Baca juga: Eza Gionino Singgung Pihak Lain Pengaruhi Meiza Aulia untuk Gugat Cerai: Dengar Intuisi Diri Kamu!
Meski pihak Meiza menyebut mereka berdua masih tinggal bersama. Eza mengakui sudah pisah rumah dengan Meiza sejak 15 Agustus 2025 lalu.
Ketika itu, Eza yang emosi pada Meiza mengatakan ingin punya waktu sendiri dan memilih tinggal di apartemen dekat rumah mereka.
“Ya, jadi di saat saya bilang, ‘kita ada space dulu ya,’ saya yang keluar dulu. Dan dia tahu kok saya tinggal di depan sana, di apartemen depan," tutur Eza Gionino di kawasan Depok Jawa Barat, Rabu (10/9/2025).
"Oke, beberapa hari ke depan kita ketemu ya, kita ngobrol lagi. Itu terakhir kali saya bilang sama Echa,” ujar Eza.
Eza mengingat jelas momen emosional ketika ia berlutut di hadapan istrinya sebelum akhirnya Meiza pergi dari rumah.
“Kondisinya waktu itu Echa bersama Khan dan Akshay di kasur," katanya.
"Saya cuma bisa pegang tangan dia, saya minta maaf, saya tahu dosa saya banyak, dosa saya besar, tolong maafkan saya. Beberapa hari ke depan, kita ketemu yuk, kita obrolin lagi,” tutur Eza.
Namun, harapan untuk berdamai justru pupus ketika Meiza memilih pergi bersama anak-anak mereka.
“Setelah beberapa hari kemudian, mungkin dia pergi dengan bawa anak-anak. Saya sangat menghormati keputusan dia," jelas Eza.
Baca tanpa iklan