Ia mengingatkan, mengenali tanda awal bukan berarti menghakimi diri sendiri sebagai “sakit jiwa”, melainkan bagian dari kesadaran diri.
Dukungan sosial dan lingkungan yang tidak menghakimi sangat membantu proses pemulihan.
Bagi dr. Hilda, langkah pertama menjaga kewarasan adalah menyadari diri sendiri. Jika mulai merasa berbeda, jangan ragu meminta bantuan profesional.
“Hidup keras boleh, tapi jangan sampai kehilangan kendali atas diri sendiri,” pesannya.
Baca tanpa iklan