News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ammar Zoni Terjerat Narkoba

Aditya Sebut Ammar Zoni Diperlakukan seperti Anggota Kartel Meksiko

Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aditya Zoni mengungkapkan kondisi Ammar Zoni di penjara usai perubahan penampilan sang kakak ramai disoroti publik, sebut sudah potong janggut.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesinetron Aditya Zoni bicara soal pemindahan sang kakak, Ammar Zoni, dari Rutan Salemba, Jakarta, ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. 

Ia menilai Ammar hanyalah korban penyalahgunaan narkotika, bukan pengedar seperti yang diberitakan.

“Saya yakin 100 persen Bang Ammar bukan pengedar. Dia korban, bukan seperti yang diberitakan,” tegas Aditya Zoni di kawasan Sudirman Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025).

Aditya mengatakan, Ammar seharusnya mendapat perawatan, bukan dimasukkan ke lapas berisiko tinggi. 

Ia merasa kakaknya itu masih sakit karena penyalahgunaan narkoba, bukan mengedarkan narkoba.

Baca juga: Kaget Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan, Aditya Sebut Abangnya Korban Sistem yang Salah

“Abang saya itu sakit karena narkotika. Harusnya direhabilitasi, bukan dimasukkan ke lembaga masyarakat yang masih banyak kebocorannya,” ujarnya.

“Dia harus dijaga mentalnya, dibantu psikolog. Ini malah ditaruh di tempat seperti itu, kayak kartel Meksiko aja,” tutur Aditya dengan nada kesal.

AMMAR ZONI KE NUSAKAMBANGAN - Foto Ammar Zoni dan beberapa warga binaan bersiko tinggi (high risk) saat dipindahkan ke Nusakambangan. (HO/ Direktorat Jenderal Pemasyarakatan)

Aditya juga membantah isu bahwa keluarganya sudah lelah dan tidak lagi mendukung Ammar. 

“Kalau ada yang bilang keluarga sudah muak, itu enggak benar. Kami tetap dukung Bang Ammar, apa pun keadaannya,” tegasnya.

“Saya cuma mau bilang, hati-hati dalam berteman. Salah pergaulan bisa bikin hidup berubah total,” kata Aditya.

Kronologi Ammar Zoni terlibat peredaran narkoba di Rutan Salemba

Kasi Pidum Kejari Pusat, Fatah Chotib Uddin, membeberkan kronologi terbongkarnya peredaran narkoba di dalam rutan yang melibatkan Ammar Zoni itu.

Komandan Jaga Lapas atau Kepala Regu Pengamanan (Karupam) sebelumnya telah mencurigai adanya aktivitas yang janggal oleh para tersangka.

"Jadi ada kecurigaan dari Karupam Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat, pada saat itu mengamati gerak-gerik dari para tersangka," ungkap Fatah, dikutip dari YouTube STARPRO Indonesia, Kamis (9/10/2025).

Karena ada kecurigaan itu, dilakukan penggeledahan hingga ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja sintetis (sinte).

"Kemudian dilakukan penggeladahan pada ruang kamar para tersangka ditemukan narkotika jenis sabu dan ganja," beber Fatah.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini