Namun, kesabarannya habis karena selama dua tahun ini, para pemilik akun tersebut terus membuat konten yang memfitnahnya.
"Lama-kelamaan saya terusik, baru hari ini saya laporkan. Karena dampaknya ke diri aku, istri, anak, dan keluarga besar."
"Ada statemen yang bilang saya pakai uang perusahaan, tidak bayar gaji karyawan. Ada pelecehan juga, dan ada yang sebagainya. Di tahun 2023 ada tentang open BO, ada masalah lainnya. Selama ini sudah semakin simpang siur," terang Hamish.
Ia tak bisa membiarkan fitnah terus bergulir. Pihak perusahaannya juga menyarankannya untuk membuat laporan polisi.
Selain keluarga, konten fitnah tersebut, juga berdampak kepada pekerjaan Hamish.
"Maka sudah saatnya saya buka suara dan buat laporan ini," ujar Hamish Daud.
Hingga kini, laporan yang dilayangkan Hamish Daud masih dalam proses penyelidikan dan penentuan tersangka yang masih dalam tahap pendalaman oleh pihak kepolisian.
(Tribunnews.com/ Siti N/ Fauzi Alamsyah/ M Alivio Mubarak Junior)
Baca tanpa iklan