News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Fuji An Ungkap Penggelapan Uang oleh Orang Terdekat: Sakit Banget Rasanya

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KORBAN PENGGELAPAN - Selebgram Fuji An kembali harus menghadapi masalah serius di tengah kesibukannya di dunia hiburan. Ia melaporkan mantan pegawainya ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penggelapan uang hasil pekerjaan senilai miliaran rupiah.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Selebgram Fuji An kembali harus menghadapi masalah serius di tengah kesibukannya di dunia hiburan.

Ia melaporkan mantan pegawainya ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penggelapan uang hasil pekerjaan senilai miliaran rupiah.

“Hari ini aku datang untuk melengkapi keterangan aja, karena memang pelakunya lebih dari satu orang,” ujar Fuji usai memberikan tambahan keterangan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).

Kuasa hukum Fuji, Sandy Arifin, membenarkan bahwa salah satu terlapor telah diperiksa dan mengakui perbuatannya.

“Informasinya yang bersangkutan sudah mengakui, tapi polisi masih mendalami apakah ada kerja sama dengan pihak lain,” kata Sandy.

Baca juga: Top 4 Selebgram dengan Followers Terbanyak di TikTok, Ada Willie Salim hingga Fuji An

Admin Pribadi Pelaku Utama

Fuji menjelaskan, pelaku utama merupakan admin dalam manajemen pribadinya yang baru bekerja sekitar tiga bulan.

Meski sudah berhati-hati dalam memilih tim, ia tak menyangka akan kembali menjadi korban penggelapan untuk kedua kalinya.

“Padahal udah hati-hati banget. Tapi kalau udah saling bantu dan saling nutup-nutupin, kita jadi nggak sadar,” tutur adik dari Fadly Faisal itu.

Fuji mengaku makin terpukul karena pelaku bukan bekerja sendiri.

“Mainnya rapi banget. Tapi ya, serapi apa pun pasti ketahuan kalau mainnya kotor. Sakit banget karena ini orang terdekat,” ucapnya dengan nada kecewa.
 

Kronologi Terbongkarnya Penggelapan

Menurut Fuji, kecurigaan bermula saat ada ketidaksesuaian dalam laporan keuangan kerja sama bisnis.

Setelah mengumpulkan sejumlah bukti, ia memanggil sang admin untuk diklarifikasi.

“Di situ dia akhirnya ngaku. Katanya awalnya cuma sedikit, lama-lama jadi banyak, dan ternyata ada pelaku lain yang ikut,” ungkap Fuji.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini