Polisi menduga Gary tidak mengenakan helm saat kecelakaan, karena tidak ditemukan helm korban di lokasi kejadian.
Dugaan ini diperkuat oleh kesaksian Angga Fitriana (28), karyawan yang berada dekat lokasi.
4. Proses Evakuasi dan Penanganan
Saksi Angga Fitriana mendengar suara benturan keras sekitar pukul 00.30 WIB dan melihat Gary mengendarai motor seorang diri.
Sejumlah warga yang mengenali korban langsung membawanya ke rumah sakit.
Setiba di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) dr. Suyoto sekitar pukul 01.00 WIB.
Gary sempat mendapatkan penanganan intensif.
5. Wafat
Setelah dirawat intensif, Gary Iskak dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 09.00 WIB akibat luka berat di kepala.
Jenazahnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (29/11/2025).
6. Hasil investigasi
Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, memastikan hasil investigasi awal bahwa korban tidak dalam pengaruh alkohol saat kecelakaan terjadi.
Polisi telah mengamankan STNK dan SIM C milik korban untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kecelakaan.
Baca tanpa iklan