Itulah Hariyadin, bagian dari generasi musisi baru yang memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk memperkenalkan karya.
Mereka merilis lagu secara mandiri, memanfaatkan media sosial sebagai panggung, dan merangkul komunitas lokal sebagai basis awal pendengar.
Baca juga: Profil Wagub Babel Hellyana, Terjerat Kasus Tak Bayar Tagihan Hotel Rp22 Juta
Pendekatan ini melahirkan ekosistem musik yang lebih dinamis dan memberi ruang bagi keragaman suara, gaya, dan cerita.
Baca tanpa iklan