“Dino ini punya mimpi sejak kecil buat main di Liga 2. Dia pengin main bola sama bapaknya karena mau menjadi pasangan emas,” ungkap Ali Fikry.
Bapakmu Kiper mengisahkan relasi ayah dan anak yang rumit. Dino meyakini kematian ibunya adalah kesalahan Warto, yang selain dikenal sebagai jago tarkam, juga terjerat judi bola.
Jarak emosional keduanya menjadi konflik utama, hingga kesempatan Dino untuk keluar dari kehidupan kampung datang lewat Tarkam Super Cup, ajang pencari bakat terakhir sebelum pintu liga profesional tertutup rapat.
Masalah muncul ketika tim andalan Dino direbut pihak lain jelang final. Demi menebus kesalahan masa lalu, Warto nekat membentuk tim baru yang berisi para pemain Serigala tua.
Dengan kondisi fisik yang tak lagi prima, persiapan minim, hingga keputusan meminta bantuan dukun, Warto mempertaruhkan segalanya demi masa depan sang anak.
Selain Fedi Nuril dan Ali Fikry, film ini juga dibintangi Tanta Ginting, Augie Fantinus, Neysa Chandria, serta sejumlah aktor lainnya. Naskahnya ditulis oleh Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut.
Tak hanya mengangkat kisah ayah dan anak, Bapakmu Kiper juga mengeksplorasi dunia tarkam sebagai ruang tumbuhnya bakat muda.
Ambisi, hingga solidaritas, dengan sentuhan komedi dan visual khas. Proses syuting film ini dijadwalkan mulai berlangsung pada 18 Desember 2025.
Baca tanpa iklan