TRIBUNNEWS.COM - Eva Manurung ungkap kekesalannya usai nama anaknya, Virgoun yang dituding terlibat sebarkan rekaman CCTV Inara Rusli-Insanul Fahmi.
Permasalahan rekaman CCTV yang berisikan hubungan intim antara Inara Rusli dan pengusaha muda Insanul Fahmi masih menjadi polemik.
Rekaman CCTV tersebut diketahui telah dijadikan bukti oleh Wardatina Mawa untuk melaporkan suaminya sendiri, Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan.
Laporan tersebut dilayangkan oleh Mawa setelah membongkar dugaan perselingkuhan Insanul Fahmi dengan mantan istri musisi Virgoun itu.
Nama Virgoun kini ikut terseret hingga dituding sebagai dalang yang memberikan CCTV ke Mawa, Eva Manurung merasa geram dengan sikap dari pihak Insan.
Eva Manurung menegaskan, sejak pertama kali masalah ini mencuat, Virgoun berhati-hati dalam berstatement karena memikirkan nasib ketiga anaknya atas pemberitaan soal Inara Rusli.
"Apa sih? Virgoun aja nggak ngomong-ngomong takut anaknya di kemudian hari, kalian kok seenak udel kalian bicara, jangan begitu dong," ucap Eva, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu (27/12/2025).
Wanita yang mengawali kariernya sebagai penyanyi ini, juga membantah keterlibatan Virgoun soal dugaan akan perjualbelikan rekaman CCTV tersebut.
"Gaji anak gue nyanyi lebih gede, nagapain anak gue perjualbelikan kayak begituan," ujar Eva.
"Cuman menambah penyakit untuk cucu-cucu gue di kemudian hari," imbuhnya.
Sontak saja mantan kekasih aktor muda Jordan Ali ini, memberikan pesan kepada pihak-pihak yang menyebut Virgoun ikut terlibat dalam penyebaran rekaman CCTV.
Baca juga: Analisis Hotman Paris soal Dugaan Keterlibatan Virgoun dalam Penyebaran Rekaman CCTV Insan-Inara
Ia meminta untuk tak asal bicara di depan media.
"Pakai otak sedikit semua, kalau ngomong harus berisi."
"Sembarangan bicaranya kalian semua di infotainment, suka-suka kalian semua," tandas Eva.
Virgoun Diduga Ikut Terlibat
Sebelumnya, kuasa hukum Insan, Dedy DJ mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah mendampingi saksi kunci dalam perkara dugaan penyebaran CCTV dan telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat.
Baca tanpa iklan