Karena itu, ia merasa lebih aman membangun pengalaman dari proyek-proyek kecil terlebih dahulu.
Dengan cara tersebut, kesalahan bisa menjadi proses belajar sebelum ia benar-benar siap menangani film berskala besar.
"Mendingan gue bikin dari kecil-kecil dulu, jadi kalau ada kesalahan itu belajar. Jadi entar ketika di film besar, ya bisa diminimalisirlah kesalahan-kesalahannya," terangnya.
Soal genre film yang ingin ia garap kelak, Ajil sebenarnya sudah memiliki gambaran. Ia menyebut drama sebagai pilihan awal yang paling dekat dengan dirinya.
"Drama deh. Drama saja deh, sudah,” ucap Ajil.
“Tapi gara-gara film Believe kemarin, tiba-tiba pengen jadi director action kayak eh, director untuk film action kayaknya seru deh,” katanya.
Jadi sutradara atau produser adalah salah satu resolusi dari Ajil Ditto yang ingin dilakukan pada tahun 2026 ini.
Baca tanpa iklan