TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Na Daehoon angkat bicara menanggapi tudingan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilayangkan mantan istrinya, Julia ‘Jule’ Prastini.
Melalui fitur boradcast Instagram pribadinya, Daehoon menegaskan pernyataan sang mantan istri tidak sesuai fakta.
Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai cerita yang tak masuk akal.
Meski awalnya merasa tidak perlu memberikan klarifikasi, Na Daehoon tergerak untuk buka suara setelah melihat banyak pihak yang mempercayai kabar tersebut dan menunjukkan kekhawatiran.
"Sebenarnya ini adalah cerita yang sangat tidak masuk akal sehingga saya merasa tidak perlu memberikan klarifikasi," tulis Daehoon, dikutip Senin (12/1/2026).
Ia melanjutkan, klarifikasi ini disampaikannya demi meredam kekhawatiran publik.
Baca juga: Unggahan Jule setelah Cerai dari Na Daehoon Jadi Sorotan, Nikmati Suasana Pantai Seorang Diri
Daehoon menegaskan, informasi terkait KDRT yang beredar di internet tidak benar.
"Belakangan ini saya melihat postingan terkait KDRT yang beredar di internet, dengan tegas saya sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar," jelasnya.
Ia juga menyebut dirinya bukan sosok yang sempurna, namun membantah keras tudingan kekerasan.
"Saya bukan orang yang sempurna, tapi saya tidak pernah sekalipun melakukan tindakan yang memalukan terhadap anak-anak saya atau siapapun," tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Daehoon mengucapkan terima kasih kepada publik yang telah memberikan perhatian dan kekhawatiran.
"Terima kasih kepada semua yang telah memberikan perhatian dan kekhawatiran. Saya berharap tidak ada lagi kesalahpahaman ke depannya," pungkasnya.
Tak ada kebencian
Proses perceraian influencer asal Korea Selatan, Na Daehoon dengan selebgram Julia Prastini alias Jule telah berakhir.
Pada Selasa (30/12/2025), Na Daehoon telah mengucapkan ikrar talak di hadapan majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Baca tanpa iklan