“Menurut saya Pandji adalah komika yang mentalnya sangat kuat. Apa pun yang terjadi, responnya dia tetap santai,” ujarnya.
“Mungkin itu menurun ke anaknya juga ya, karena anaknya sangat open-minded. Tapi tetap sih kalau dari saya, kasihan,” beber Arif Brata.
Dari polemik ini, Arif mengaku semakin meneguhkan sikapnya untuk berhati-hati dalam menulis materi.
“Takut? Pasti tetap hati-hati. Cari yang sekiranya aman aja,” kata Arif sambil tertawa.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
Baca tanpa iklan