News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabar Artis

Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Viral, Fitri Salhuteru Singgung Dampak Buruk Luka Batin

Penulis: Gabriella Gunatyas
Editor: Salma Fenty
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KOMENTAR FITRI SALHUTERU - Fitri Salhuteru hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (13/8/2024). Fitri Salhuteru menyinggung dampak buruk luka batin setelah buku Broken Strings viral. (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah).

Dalam buku Broken Strings Aurelie menyinggung sosok 'Bobby', pria yang telah melakukan child grooming kepada dirinya.

Bersamaan dengan hal itu, aktor Roby Tremonti, pria yang pernah menjalin hubungan dengan Aurelie pun ikut terseret setelah tulisan aktris yang kini menjadi istri Dokter Tyler Bigenho tersebut.

Warganet pun ramai mengaitkan sosok Roby Tremonti sebagai tokoh 'Bobby' yang diceritakan oleh Aurelie dalam bukunya.

Selain mengaku pernah menikahi Aurelie di tahun 2011, bintang sinetron Amanah Wali ini juga sempat memberikan klarifikasi setelah nama tokoh 'Bobby' dalam buku kakak aktor Jeremie Moeremans viral.

Lantaran warganet banyak mengaitkan sosok Roby Tremonti dengan tulisannya, Aurelie pun langsung memberikan kalrifikasi.

Aurelie Moeremans mengaku tidak nyaman melihat banyaknya asumsi dan tudingan yang diarahkan pada tokoh-tokoh dalam bukunya.

 "Please. Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings."

"Tolong jangan membully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan. Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar, dan jujur aku ga enak bacanya," tulis Aurelie dalam unggahan Threads-nya, dikutip Jumat.

Ia menegaskan inti dari kisah yang ia tulis bukanlah untuk menunjuk atau menghakimi sosok tertentu di dunia nyata.

Aurelie ingin pembaca memahami bahwa cerita tersebut berfokus pada pengalaman pribadi, luka yang pernah dialami, serta perjalanan penyembuhan yang ia bagikan dengan kejujuran. 

Wanita yang memulai karier keartisannya di tahun 2008 itu juga menyampaikan pesan utama tentang pemulihan, bukan tentang mencari siapa yang bersalah dalam tulisannya yang kini viral tersebut.

"Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok."

"Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur," tutup Aurelie.

(Tribunnews.com/Gabriella)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini