Ringkasan Berita:
- Lula Lahfah meninggal dunia pada 23 Januari 2026 dan dimakamkan di TPU Rawa Terate, Jakarta Timur.
- Keanu dan teman-temannya sempat merekam vlog untuk rencana kejutan ulang tahun Dara Arafah.
- Vlog tersebut batal dirilis setelah Keanu mendapat kabar Lula ditemukan meninggal dunia.
TRIBUNNEWS.COM - Dunia hiburan Tanah Air masih diliputi duka mendalam atas kepergian selebgram Lula Lahfah.
Kepergian Lula yang mendadak menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat yang selama ini membersamainya.
Lula Lahfah meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) di sebuah apartemen di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Jenazah Lula kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026).
Di antara sahabat yang paling terpukul atas kepergian Lula adalah selebgram Keanu Angelo.
Keanu mengungkap bahwa pada hari yang sama, ia sempat merekam video blog atau vlog saat hendak bertemu dengan Lula Lahfah.
Vlog tersebut awalnya dibuat bersama teman-temannya sebagai bagian dari rencana memberikan kejutan ulang tahun untuk Dara Arafah.
"Itu hari dia pergi juga kan hari Dara ulang tahun, kita mau surprise-in," ujar Keanu, dikutip Tribunnews dalam YouTube Seleb On Cam, Senin (26/1/2026).
"Itu saya ngevlog dan seru banget ya kemarin," lanjutnya.
Namun di tengah rencana untuk menjemput Lula ke apartemennya, kabar duka justru datang.
Keanu dan teman-temannya mengaku sangat terkejut ketika mengetahui Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya.
Baca juga: Keanu Ungkap Alasan Lula Lahfah Hapus Tato sebelum Meninggal, Kini Sadar Itu Firasat
"Jadi kita benar-benar syok banget dengarnya, dan harusnya dia ada tuh," ungkap pemilik nama asli Muhammad Miftahuda ini.
Keanu pun memastikan bahwa vlog tersebut tidak akan dirilis ke publik.
Menurutnya, rekaman itu terhenti di tengah jalan seiring dengan kabar duka yang datang tiba-tiba.
"Ya enggaklah, Mas. Dan vlognya juga patah di tengah," kata Keanu.
Saat disinggung soal kemungkinan adanya firasat karena Lula tak kunjung memberi kabar, Keanu menegaskan bahwa hal tersebut sama sekali tidak terlintas di pikirannya.
"Enggak, enggak ada di otak saya, enggak ada opsi buat meninggal. Paling apa sih, berantem sama ngaret aja, atau lagi ngapain dulu."
"Jadi begitu tahu itu juga rasanya aneh. Saya juga bingung. "
"Saya bingung banget. Enggak ada deh opsi meninggal tuh di otak kita," pungkas pria berusia 27 tahun ini.
Ketakutan Lula Lahfah Jalani Colonoscopy Sehari sebelum Meninggal
Sebelumnya, Keanu Angelo turut membagikan sejumlah kisah pilu di balik meninggalnya sang selebgram.
Dalam unggahannya di Instagram @keanuagl pada Sabtu (24/1/2026), Keanu membagikan tangkapan layar percakapannya dengan Lula sehari sebelum meninggal.
Pada Kamis (22/1/2026), chat tersebut dikirimkan Lula Lahfah kepadanya.
Di dalam chat tersebut, Lula mengaku organ ususnya mengalami penebalan.
Selebgram kelahiran Jakarta, 17 Juli 1999 itu lalu menyebut akan menjalankan prosedur colonoscopy di rumah sakit.
Kolonoskopi atau colonoscopy adalah prosedur medis yang digunakan untuk pemeriksaan bagian dalam usus besar menggunakan alat yang disebut kolonoskop.
Pemeriksaan ini membantu dokter untuk mengidentifikasi berbagai masalah di dalam usus besar, seperti iritasi, lesi, polip, dan kanker.
Akan menjalankan colonoscopy, Lula Lahfah mengaku sangat ketakutan.
Bukan tanpa alasan, pasalnya Lula akan dibius total saat menjalankan colonoscopy.
"Nu gue takut," tulis Lula Lahfah.
"Usus gue masih bengkak penebalan."
"Terus gue harus colonoscopy, diteropong, bius total, dimasukin selang kamera dari ****"
"Gue takut banget," imbuhnya.
Baca juga: Lula Lahfah Sempat Overthinking saat GERD-nya Kambuh: Takut Meninggal
Keanu kemudian berusaha menenangkan Lula Lahfah.
"Enggak apa-apa, everything is gonna be oke, santai dzikir," tulis pria yang akrab disapa Keanu Agl ini.
Beberapa waktu sebelum meninggal dunia, tepatnya di awal 2026, Lula sempat dirawat di rumah sakit selama sekitar satu minggu.
Penjelasan Polisi soal Meninggalnya Lula Lahfah
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengungkapkan perkembangan terbaru terkait penyelidikan meninggalnya Lula Lahfah.
Iskandarsyah memastikan, berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhumah.
“Tidak ada tanda kekerasan,” kata AKBP Iskandarsyah saat dikonfirmasi, Sabtu.
Kemudian, Iskandarsyah menjelaskan bahwa pihak keluarga mengajukan permohonan agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah Lula Lahfah.
“Dari keluarga ada permohonan untuk tidak diautopsi," bebernya.
Pihak keluarga secara resmi mengirimkan permintaan resmi pada pihak kepolisian.
Karena keluarga menolak upaya identifikasi, kepolisian belum mengetahui secara pasti mengenai penyebab meninggalnya Lula Lahfah.
(Tribunnews.com, Rinanda/Indah Aprilin/Ifan)
Baca tanpa iklan