TRIBUNNEWS.COM - Respons pihak manajer Lula Lahfah terkait dugaan keberadaan Reza Arap di tempat kejadian perkara (TKP) saat sang selebgram meninggal dunia.
Polisi kembali memeriksa manajer Lula Lahfah, Aditya Baskara alias Ara terkait kasus kematian perempuan berusia 26 tahun tersebut.
Pemeriksaan dilakukan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (28/1/2026), untuk melengkapi berita acara klarifikasi.
Ara hadir bersama kuasa hukumnya, Muhammad Fikri Syariffudin.
Saat ditemui, Fikri mengatakan pemeriksaan ini bertujuan untuk mendalami apakah ada unsur pidana dalam peristiwa kematian perempuan kelahiran Jakarta, 17 Juli 1999 itu.
"Saya hanya mendampingi untuk hari ini aja," kata Fikri, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (29/1/2026).
"Berita acara klarifikasi terkait dengan perkara meninggalnya almarhum Lula," sambungnya.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap fakta baru dalam kasus kematian Lula Lahfah.
Kekasih Lula, Reza Arap, disebut berada di lokasi kejadian saat sang selebgram ditemukan tak bernyawa di apartemennya, Jumat (23/1/2026).
Terkait hal tersebut, Fikri justru meminta awak media menanyakan langsung pada kuasa hukum pemilik nama asli Reza Oktovian itu.
"Kalau persoalan Reza Arap otomatis kan tanya ke kuasanya dia aja," terang Fikri.
Baca juga: Setelah ART dan Sopir, Polisi Berencana Periksa Keluarga Lula Lahfah
"Karena saya kurang kurang paham. Saya enggak berkomunikasi juga sama mereka," lanjutnya.
Fikri sendiri juga mengungkap bahwa Ara mengenal Reza Arap.
"Kenal kayaknya. Saya belum tanya juga ke Arap kenal enggak sama Ara gitu," ujarnya.
Lula Lahfah ditemukan tidak bernyawa di apartemennya kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026).
Baca tanpa iklan