Namun dalam permasalahan kali ini, ia meminta Irfan Hakim untuk melihat permasalahan antara Ressa dan Denada lebih dalam.
Ronald juga meminta agar Irfan Hakim tidak melihat kasus ini dari satu sudut pandang yakni Denada selaku temannya.
"Akan tetapi dalam konteks ini ya, kalau dia merasa tidak korup otaknya itu, InsyaAllah tidak korup. Itu makanya dia bisa melihat proyeksi kebenaran ini lebih jernih."
"Jangan karena temannya dia melakukan pembelaan. Kalau temannya salah katakan yang salah, benar katakan yang benar," tegas pria lulusan Universitas Airlangga ini.
Tim Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Ressa Tahu Denada Ibu Kandungnya
Salah satu tim kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono menjelaskan kronologi kliennya mengetahui Denada sebagai ibu kandungnya.
Hal itu berawal dari Ressa yang mendengar selentingan kabar bahwa yang merawatnya selama ini bukanlah ibu kandungnya.
Selama ini Ressa tinggal bersama tante Denada di Banyuwangi.
Momen itu terjadi setelah Rizky lulus dari SMA.
Hal itu pun diketahui Ressa langsung dari orang kepercayaannya.
"Dia (Ressa) sering mendengar selentingan bahwa dirinya bukan anak bibinya Denada, melainkan anak Denada."
"Hal itu baru diketahui secara pasti setelah lulus SMA, ketika diberitahu oleh seseorang yang sangat ia percayai," kata Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, Jumat.
Kecurigaan itu pun sempat diutarakan Ressa langsung kepada Denada.
Sayangnya pelantun tembang Pitik Gemoy itu bersikukuh mengakui Ressa sebagai adiknya, bukan anaknya.
"Ketika ia menanyakan langsung kepada Denada, hal tersebut tidak diakui. Denada tetap mengatakan bahwa ia (Ressa) adalah adiknya, bukan anaknya," tambahnya.
(Tribunnews.com/Gabriella/Erik S)
Baca tanpa iklan