News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabar Artis

Dukungan Omara Esteghlal usai Prilly Latuconsina Minta Maaf, Singgung Ruang Diskusi yang Lebih Sehat

Penulis: Rinanda DwiYuliawati
Editor: Salma Fenty
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ringkasan Berita:

  • Prilly Latuconsina meminta maaf ke publik usai aksinya memakai badge #OpenToWork di LinkedIn menuai kontroversi.
  • Omara Esteghlal memberi dukungan terbuka dan berharap klarifikasi serta permintaan maaf tersebut dapat diterima.
  • Omara mengajak publik menjadikan polemik ini sebagai ruang diskusi yang hangat dan konstruktif.

TRIBUNNEWS.COM - Sorotan publik mendadak tertuju pada nama Prilly Latuconsina setelah aksinya mencantumkan badge #OpenToWork di akun LinkedIn viral di berbagai media sosial.

Langkah yang semula terlihat sederhana itu justru memicu perbincangan panjang. 

Terutama setelah diketahui bahwa penggunaan badge tersebut merupakan bagian dari gimmick iklan, bukan karena Prilly benar-benar tengah mencari pekerjaan.

Di tengah realitas sulitnya lapangan kerja yang masih dirasakan banyak orang, khususnya anak muda, aksi tersebut dinilai sebagian warganet kurang sensitif.

Tak sedikit yang menganggap penggunaan #OpenToWork itu seolah meremehkan perjuangan para pencari kerja yang sedang berjuang mendapatkan penghasilan dan kesempatan hidup yang lebih layak.

Kekecewaan pun merebak dan berujung pada kritik tajam di ruang publik digital.

Menyadari tindakannya menimbulkan polemik, Prilly akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @prillylatuconsina.

Aktris sekaligus pebisnis itu menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk menyinggung atau mengabaikan kondisi sosial yang tengah dihadapi banyak orang.

“Pertama-tama aku minta maaf dengan tulus, kalau apa yang terjadi menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman, ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan. Aku ingin menegaskan bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk tidak bersikap sensitif apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang dihadapi orang-orang saat ini,” ujar Prilly, dikutip Tribunnews, Rabu (4/2/2026).

Usai Prilly menyampaikan permintaan maaf tersebut, dukungan datang dari sang kekasih, Omara Esteghlal.

Melalui kolom komentar, pemain Piyan dalam film Dilan 1990 ini menyampaikan pesan penyemangat sekaligus harapannya agar polemik ini bisa menjadi ruang pembelajaran bersama.

“Semangat, sayang. Semoga kita semua bisa belajar dari sini, dan kedepannya bisa tercipta makin banyak ruang diskusi yang hangat dan konstruktif, bukan saling memaki atau mengolok,” ujar Omara.

Baca juga: Dihujat Netizen Terkait Taggar Open To Work, Prilly Latuconsina Akui Kurang Empati

Tak hanya itu, Omara juga menyampaikan harapan agar klarifikasi dan permohonan maaf Prilly dapat diterima oleh publik, khususnya mereka yang sempat merasa kecewa.

“I hope this clarification and apology is accepted, or at least heard by those who were upset before, as I would like to extend mine as well. Have a lovely day all.

(Saya berharap klarifikasi dan permohonan maaf ini dapat diterima, atau setidaknya didengar oleh mereka yang sebelumnya merasa kecewa, karena saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf saya. Semoga semua menjalani hari yang menyenangkan),” tandasnya.

Klarifikasi Prilly Latuconsina

Artis berusia 29 tahun itu akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik.

Prilly mengaku memahami kemarahan dan kekecewaan yang muncul akibat aksinya tersebut.

“Aku paham situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman. Untuk itu aku ingin menyampaikan klarifikasi ini dengan iKtikad baik sebagai tanggung jawabku berkomunikasi,” buka Prilly.

Ia menegaskan permintaan maafnya disampaikan dengan tulus, seraya mengakui bahwa tindakannya telah memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat. Prilly juga menampik anggapan bahwa dirinya tidak memiliki empati terhadap kondisi sosial yang tengah terjadi.

“Pertama-tama aku minta maaf dengan tulus, kalau apa yang terjadi menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman.

Ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan, aku ingin menegaskan bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk tidak bersikap sensitif apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang dihadapi orang-orang saat ini.”

Prilly pun menyadari bahwa latar belakang hidup dan posisinya tidak bisa disamakan dengan semua orang, sehingga wajar bila sebagian pihak merasa tersakiti.

“Aku sadar, posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang dan aku mengerti hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak,” jelasnya.

Terkait penggunaan fitur Open to Work di LinkedIn, Prilly menegaskan dirinya tidak memiliki niat sedikit pun untuk merebut kesempatan orang lain.

Ia menyebut langkah tersebut semata-mata dilakukan untuk memperluas jejaring dan membuka peluang belajar di bidang baru.

“Terkait fitur Open to Work, aku ingin menggunakan untuk cara aku bisa berkolaborasi lintas di dunia industri dan memperluas jejaring profesional, terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba,” ujarnya.

“Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan untuk siapa pun melainkan sebagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prilly turut meluruskan kabar mengenai akun LinkedIn pribadinya yang sempat tidak dapat ditemukan.

Ia menegaskan hal tersebut bukan disengaja, melainkan akibat kendala teknis.

“Soal akun LinkedIn yang sempet hilang, aku juga ingin menyampaikan secara terbuka bahwa hal tersebut di luar kendaliku. Karena saat itu akun LinkedIn ku mengalami lonjakan aktivitas yang sangat tinggi. Dan akhirnya sampai saat ini belum bisa dibuka. Saat ini masih dalam proses pemulihan,” terang Prilly.

Menutup klarifikasinya, Prilly kembali menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan komitmennya untuk tetap menghadirkan kegiatan serta kolaborasi yang berdampak positif bagi banyak orang.

“Ke depannya aku tetap berkomitmen untuk tetap menjalankan kegiatan dan kerja sama yang memberikan dampak positif bagi banyak orang. Dan komitmen ini akan jadi prioritas utamaku,” katanya.

“Sekali lagi, aku ingin minta maaf telah menimbulkan situasi yang tidak nyaman bagi teman-teman semua. Terima kasih atas masukan dan perhatian semuanya,” pungkas Prilly.

Baca juga: Nama Prilly Latuconsina Trending di Media Sosial, Denny Sumargo Heran: Kenapa Kok Ramai?

Prilly Latuconsina Tuai Kritik soal Cari Kerja di LinkedIn, Omara Esteghlal: Jangan Serang Individu

Sebelumnya, Omara juga tampak turun langsung ke kolom komentar untuk membela Prilly dari kritik yang menurutnya telah bergeser menjadi serangan personal.

Salah satu komentar netizen yang ramai disorot berbunyi, “She is mocking people’s biggest struggles, and they think it’s a good marketing idea (Dia mengejek perjuangan terbesar orang dan mereka pikir itu ide pemasaran yang bagus).”

Tak terima sang kekasih dihujat, pemeran Piyan dalam film Dilan 1990 pun memberikan klarifikasinya.

"Kutipan saya 'she's mocking,' kak bukan hanya 'she' kalau perkara 'she' saja mah bebas, tapi konteks ini kan banyak yang bermasalah dengan campaignnya tapi ujung-ujungnya menghujat public figurenya.

Memakai 'she' nya bebas kok, tapi kan disputenya ini ada di kritik soal campaign vs orang menghujat public figurenya kak. Begitu, thank youu kak," timpal Omara, dikutip Tribunnews, Selasa (3/2/2026). 

Perdebatan berlanjut ketika netizen lain kembali menyoroti konten tersebut.

"Bro masalahnya dia bikin konten terkait rutinitas pengangguran dan pencari kerja mksudnya apa dan berujung gimick," tulis netizen lainnya.

Pria berusia 26 tahun ini kembali menegaskan posisinya dengan membedakan kritik terhadap kampanye dan serangan terhadap individu.

"Tidak mengapa, cuma kan akun anda di atas komennya sudah ada deviasi dari esensi kritik tersebut. 

Anda tidak suka campaignnya, itu satu hal, akan tetapi menyerang individu adalah hal yang berbeda. Begitu," balas Omara.

Baca juga: Prilly Latuconsina Tuai Kritik soal Cari Kerja di LinkedIn, Omara Esteghlal: Jangan Serang Individu

(Tribunnews.com, Rinanda) 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini