TRIBUNNEWS.COM - Nama aktris sekaligus pebisnis Prilly Latuconsina mendadak trending di berbagai media sosial setelah aksinya mencantumkan badge #OpenToWork di akun LinkedIn.
Apa yang awalnya dianggap sebagai langkah unik dan menghibur, perlahan berubah menjadi polemik yang memantik perdebatan panjang di ruang digital.
Saat pertama kali muncul, keputusan Prilly memasang status #OpenToWork sempat menuai apresiasi.
Sejumlah warganet menilai Prilly ingin mencoba pengalaman kerja baru di luar dunia hiburan, bahkan tak sedikit yang menganggapnya sekadar lucu-lucuan.
Namun respons publik berubah ketika belakangan diketahui bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari gimmick promosi.
Kekecewaan pun bermunculan. Banyak pihak menilai aksi itu kurang tepat, terlebih di tengah kondisi sulitnya lapangan pekerjaan yang tengah dirasakan banyak anak muda.
Pernyataan Prilly yang menyebut ada sekitar 30 ribu pekerjaan yang tertarik padanya semakin memantik reaksi.
Tak sedikit warganet menilai sang aktris kurang menunjukkan empati terhadap realitas pahit yang dihadapi para pencari kerja saat ini.
Kritik terhadap Prilly pun membanjiri berbagai platform media sosial.
Di kolom komentar Instagram hingga Threads, warganet meluapkan kekecewaannya dan menyebut Prilly kurang peka terhadap isu sosial yang tengah dihadapi banyak orang.
Di tengah derasnya hujatan tersebut, pemeran sekaligus presenter Denny Sumargo ikut angkat bicara.
Baca juga: Prilly Latuconsina Dihujat Netizen karena Cari Kerja di LinkedIn, Omara Esteghlal Pasang Badan
Lewat unggahan di akun Threads miliknya, Denny mengaku heran melihat nama Prilly ramai diperbincangkan.
"Kenapa dengan Prilly kok rame," tulis Denny Sumargo, dikutip Tribunnews, Selasa (3/2/2026).
Unggahan itu langsung dibalas warganet dengan berbagai kritik.
"Bang ga nyadarkah? Kita disini susah banget nyari kerja, ko dia bisa bisanya gimmick open to work gitu. Pick me & nirempati kah?," komentar salah satu netizen.
Baca tanpa iklan