News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabar Artis

Nama Prilly Latuconsina Trending di Media Sosial, Denny Sumargo Heran: Kenapa Kok Ramai?

Penulis: Rinanda DwiYuliawati
Editor: Yurika NendriNovianingsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Komentar lain pun bernada serupa.

"Pick me girl.. si paling independen woman.. gak punya rasa empati," balas netizen yang lain.

Menanggapi beragam respons tersebut, pria yang akrab disapa Densu ini mencoba mengambil posisi netral. 

Ia mengaku masih berusaha memahami sudut pandang dan inti persoalan yang tengah diperdebatkan.

"Ini gw lagi coba pelajari pov nya dan issuenya yg mana ditengah sulitnya lapangan kerja terjadi endorsement," timpal Denny.

Kekasih Prilly Latuconsina Pasang Badan

Di tengah derasnya hujatan tersebut, kekasih Prilly, Omara Esteghlal angkat bicara.

Ia tampak turun langsung ke kolom komentar untuk membela Prilly dari kritik yang menurutnya telah bergeser menjadi serangan personal.

Salah satu komentar netizen yang ramai disorot berbunyi, “She is mocking people’s biggest struggles, and they think it’s a good marketing idea (Dia mengejek perjuangan terbesar orang dan mereka pikir itu ide pemasaran yang bagus).”

Tak terima sang kekasih dihujat, pemeran  Piyan dalam film Dilan 1990 pun memberikan klarifikasinya.

"Kutipan saya 'she's mocking,' kak bukan hanya 'she' kalau perkara 'she' saja mah bebas, tapi konteks ini kan banyak yang bermasalah dengan campaignnya tapi ujung-ujungnya menghujat public figurenya.

Baca juga: Transformasi Karier Prilly Latuconsina, Aktris yang Viral karena Cari Kerja di LinkedIn

Memakai 'she' nya bebas kok, tapi kan disputenya ini ada di kritik soal campaign vs orang menghujat public figurenya kak. Begitu, thank youu kak," timpal Omara, dikutip Tribunnews, Selasa (3/2/2026). 

Perdebatan berlanjut ketika netizen lain kembali menyoroti konten tersebut.

"Bro masalahnya dia bikin konten terkait rutinitas pengangguran dan pencari kerja mksudnya apa dan berujung gimick," tulis netizen lainnya.

Pria berusia 26 tahun ini kembali menegaskan posisinya dengan membedakan kritik terhadap kampanye dan serangan terhadap individu.

"Tidak mengapa, cuma kan akun anda di atas komennya sudah ada deviasi dari esensi kritik tersebut.

Anda tidak suka campaignnya, itu satu hal, akan tetapi menyerang individu adalah hal yang berbeda. Begitu," balas Omara.

(Tribunnews.com, Rinanda) 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini