"Itu bagian dari kekerasan sebetulnya. Karena kita juga harus memikirkan bagaimana psikisnya anak-anak," tambah Agustinus.
Lebih lanjut, Inara mengklaim adanya dugaan Virgoun memutuskan akses komunikasi sejak dirinya mengambil sang anak secara paksa.
"Dan baru tadi si Ibu IR ini akhirnya setelah sekian lama mendatangi sekolah anaknya supaya bisa bertemu dengan anaknya," tutur dia.
(Tribunnews.com/Yurika/Fauzi Alamsyah)
Baca tanpa iklan