TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Kiki Narendra untuk pertama kalinya menjajal dunia sinetron lewat Keluarga Yang Tak Dirindukan
Dikenal lewat film layar lebar dan series berdurasi pendek, Kiki mengakui keterlibatannya dalam sinetron strip menjadi pengalaman baru.
Ini juga sekaligus tantangan besar yang membuka perspektifnya soal stigma terhadap syuting sinetron.
Tantangan tersebut justru menjadi alasan utama dirinya menerima proyek ini. Kiki menyebut Keluarga Yang Tak Dirindukan sebagai debutnya di sinetron.
“Buat saya itu jadi tantangan tersendiri. Dan kenapa saya pengin ambil proyek ini? Karena memang benar, ini baru pertama kali saya ngambil sinetron series seperti ini,” kata Kiki Narendra di kawasan Setiabudi Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).
Kiki juga membahas soal anggapan miring yang kerap dilekatkan pada project sinetron, terutama oleh mereka yang hanya melihat dari luar tanpa benar-benar terlibat langsung di dalam prosesnya.
“Kalau cuma lihat dari luar, mungkin kita bisa ngomong sembarangan," ungkapnya.
"Tapi begitu kita masuk ke dalam, kita jadi benar-benar memahami bahwa mau bikin karya apa pun itu tidak pernah mudah,” tutur Kiki.
Kiki bahkan menyebut bahwa orang-orang khususnya yang ada di media sosial sangat mudah untuk berkomentar miring.
Baginya, pengalaman terjun langsung ke dunia sinetron membuatnya semakin menghargai kerja keras para pelaku industri.
“Ya yang mudah itu cuma nonton dan komen," katanya sambil tertawa.
Baca juga: Kiki Narendra Bintangi Sinetron Keluarga Yang Tak Dirindukan, Syuting 20 Scene Sehari
"Tapi kalau bikin apa pun, dengan media apa pun, selama dijalanin dengan ikhlas dan pakai hati, pasti akan banyak manfaatnya,” lanjut Kiki.
Meski mengakui perbedaan antara film dan sinetron cukup signifikan, Kiki menegaskan bahwa membandingkan keduanya secara adalah sebuah kekeliruan.
“Orang yang membandingkan antara film dengan sinetron series, saya berani jamin itu salah. Karena memang dunianya berbeda,” tegas Kiki.
Baca tanpa iklan