TRIBUNNEWS.COM - Musisi Virgoun hadir memenuhi panggilan klarifikasi di Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) hari ini, Selasa (10/2/2026).
Kedatangan Virgoun merupakan tindaklanjut laporan mantan istri, Inara Rusli.
Virgoun diduga membawa paksa ketiga anak, yang hak asuhnya berada di tangan Inara Rusli sejak mereka diputus bercerai.
Virgoun datang ke Komnas PA sekitar pukul 10.46–10.50 WIB di Pasar Rebo, Jakarta Timur sebagai bentuk sikap kooperatif atas panggilan resmi Komnas PA.
Ada beberapa keputusan yang disampaikan setelah klarifikasi tersebut rampung digelar.
Di antaranya adalah uji kelayakan tempat tinggal Virgoun oleh Komnas PA.
Kedua adalah mediasi dengan Inara Rusli dalam waktu dekat.
Selain itu, kuasa hukum Virgoun, Sandy Arifin mengungkap kesiapan kliennya untuk mengambil alih hak asuh anak.
"Seperti yang disampaikan tadi ada mediasi dan visit (kelayakan). Yang kedua, setelah hasil mediasi itu mau gagal atau sepakat damai kita akan segera mengajukan pengalihan hak anak asuh kepada klien kami," terang Sandy Arifin, dikutip dari YouTube Cumicumi pada Selasa (10/2/2026).
Baca juga: Virgoun Mengaku Lelah Kembali Berkonflik dengan Inara Rusli soal Anak
"Kami telah menyiapkan, kita lagi menunggu hasil dari mediasi nanti dan hasil visit."
"Jadi sementara itu ya teman-teman," tungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Virgoun enggan menjawab alasan ingin mengambil hak asuh anak dari Inara Rusli.
"Bang alasan ingin mengambil hak asuh anak apa bang?" tanya wartawan.
"Tanya ke (Ketua Komnas PA), tadi sudah disampaikan," timpal Sandy Arifin sambil meninggalkan kantor Komnas PA.
Pelantun Surat Cinta untuk Starla tersebut hanya tersenyum dan menyatukan tangan enggan menjawab pertanyaan terakhir dari wartawan.
Baca tanpa iklan