TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Hedi Yunus mengabarkan kondisi kesehatannya setelah sempat dilarikan ke rumah sakit akibat serangan vertigo hebat.
Melalui video yang diunggahnya, Hedi mengungkapkan bahwa kini keadaannya sudah jauh lebih baik meski masih dalam tahap pemulihan.
Sebelumnya, Hedi terpaksa membatalkan penampilannya di sebuah acara di daerah Surabaya.
Baca juga: Kali Ini Ciptaan Ria Prawiro Jadi Single Baru Hedi Yunus, Tentang Perasaan Riang Saat Jatuh Cinta
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pihak penyelenggara dan sponsor karena tak bisa hadir di atas panggung sesuai jadwal.
"Dalam waktu tiga jam sebelum penampilan, saya tiba-tiba terserang vertigo yang sangat dahsyat sampai muntah-muntah berkali-kali," tutur Hedi Yunus dikutip Tribunnews.com, Rabu (11/2/2026).
"Dan saya dilarikan ke UGD sampai akhirnya masuk ICU di Rumah Sakit Siloam Surabaya,” ujar Hedi.
Kabar tersebut langsung memicu kekhawatiran para penggemar dan rekan-rekannya.
Hedi pun mengaku menerima banyak pesan dan doa yang masuk melalui DM maupun WhatsApp.
Namun ia memastikan bahwa kondisinya sudah membaik meski masih merasakan sedikit pusing di bagian mata.
“Alhamdulillah kondisi saya sekarang sudah semakin membaik. Cuma memang mata masih agak sedikit keliyengan, jadi belum bisa membalas satu per satu pesan yang masuk,” jelasnya.
Setelah menjalani perawatan intensif selama dua hari di Surabaya, Hedi kini melanjutkan proses pemulihan di Jakarta.
Ia menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita untuk memastikan tekanan darahnya kembali stabil.
Hedi mengungkapkan bahwa serangan vertigo tersebut berkaitan dengan tekanan darahnya yang sempat melonjak tinggi hingga menyentuh angka 200-an.
Ia mengakui memang memiliki riwayat genetik hipertensi dan rutin mengonsumsi obat.
Hedi Yunus yakin bisa segera pulih dan menargetkan bisa kembali bernyanyi sambil mempersiapkan diri mengikuti Berlin Marathon.
"Insya Allah mudah-mudahan saya bisa segera pulih lagi, bisa segera bernyanyi lagi walaupun untuk sementara ini saya istirahat dulu,” tuturnya.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
Baca tanpa iklan