News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Keluarga Denada

Sudah Diakui Anak Kandung, Ressa Rossano Tetap Panggil Denada 'Mbak'

Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Pengakuan penyanyi Denada mengenai status Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, ternyata belum mampu mencairkan kebekuan hubungan di antara mereka. 

Meski rahasia besar yang terpendam selama 24 tahun itu telah dibuka secara publik, tembok kecanggungan masih berdiri kokoh.

Hingga saat ini, Ressa mengaku belum sanggup menyapa Denada dengan sebutan "Ibu" atau "Mama".

Ia memilih tetap menggunakan panggilan "Mbak", sapaan yang lazim digunakan untuk orang asing atau kakak perempuan, ketimbang orang tua kandung.

"Iya, Ressa sampai sekarang masih manggil 'Mbak'. Balik lagi, canggung. Terus kan memang belum ketemu langsung. Kalau ketemu langsung mungkin rasanya beda," ungkap Ressa Rizky dalam konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).

Baca juga: Kuasa Hukum Ressa Ragukan Ketulusan Pengakuan Denada, Curiga Ada Motif Ekonomi di Baliknya

Kecanggungan tersebut kian terasa dalam interaksi mereka melalui pesan singkat. 

Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, membeberkan bahwa Denada sebenarnya telah memberikan kebebasan kepada Ressa untuk memanggilnya dengan sebutan apa saja yang dirasa nyaman.

DENADA AKUI ANAK - Penyanyi Denada Tambunan akhirnya angkat bicara dan mengakui bahwa Ressa Rizky Rosano merupakan anak kandungnya.  (Kolase Tribunnews.com/INSTAGRAM)

 Namun, bagi pihak Ressa, tawaran itu justru terasa hambar dan semakin memperlebar jarak emosional.

"Dia bingung harus manggil 'Ibu' atau 'Mbak'. Di dalam pesan singkat, Denada bilang 'Ya terserah nanti nyamannya mau panggil apa'. Itu pun rasanya aneh bagi klien kami," jelas Ronald Armada.

Ronald menilai, upaya Denada membangun kembali komunikasi hanya melalui media sosial dan aplikasi pesan tanpa adanya pertemuan tatap muka adalah langkah yang tidak adil.

Menurutnya, hal itulah yang membuat Ressa kesulitan membangun intensitas perasaan terhadap ibu kandungnya sendiri.

Belum cabut gugatan Rp 7 Miliar

Perseteruan ini nyatanya tidak hanya berhenti pada masalah sapaan. Meski Denada telah menyatakan penyesalan dan meminta maaf secara terbuka, pihak Ressa Rizky Rossano tetap teguh pada jalur hukum di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Gugatan sebesar Rp 7 miliar terhadap Denada hingga kini belum dicabut, sebagai tuntutan keadilan atas dugaan penelantaran serta perlakuan Denada terhadap keluarga asuh Ressa selama puluhan tahun. 

Bagi Ressa, pengakuan status anak bukan berarti menghapus luka masa lalu yang telah membekas selama dua dekade lebih.

Hingga berita ini diturunkan, pertemuan tatap muka yang diharapkan bisa memecah kebekuan di antara ibu dan anak ini belum juga terealisasi.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini