TRIBUNNEWS.COM - Nama komedian sekaligus presenter Rina Nose mendadak menjadi sorotan publik.
Hal itu terjadi setelah ia mengungkap telah menjalani operasi plastik pada bagian hidungnya.
Keputusan tersebut menarik perhatian warganet, terlebih karena prosedur operasi plastik kerap menjadi topik yang memicu perdebatan di ruang publik.
Namun berbeda dari anggapan banyak orang yang mengira prosedur semacam itu dilakukan di luar negeri, Rina, begitu sapaan akrabnya justru memilih menjalani operasi di Indonesia.
Ia mempercayakan tindakan tersebut kepada dokter sekaligus musisi Tompi.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @rinanose16, Rina pun menjelaskan alasan di balik pilihannya menjalani operasi hidung bersama dokter tersebut.
Dalam unggahan itu, Rina mengungkap bahwa selain operasi hidung, ia juga menjalani prosedur lain pada bagian bawah mata.
"Saya memilih dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP-RE (Tompi) untuk tindakan operasi hidung, dan dr. Puti Adla Runisa, Sp.BP-RE untuk tindakan pengencangan bagian bawah mata di klinik Beyoutiful Bintaro. Alasannya karena lokasinya deket rumah dan 'local pride'," ujar Rina, dikutip Tribunnews, Jumat (6/3/2026).
Rina kemudian membeberkan pertimbangannya memilih Tompi sebagai dokter yang menangani operasi hidungnya.
Ia menyebut telah cukup lama mengenal karakteristik hidungnya sehingga dinilai memahami bentuk yang sesuai.
"Selain karena dr. Tompi sudah lama dan lebih dulu kenal 'trade mark' hidung saya, sejauh yg saya tahu (riset saya) beliau cukup sering menangani bentuk yang sejenis dengan hidung saya, dan hasilnya menurut saya sangat natural," jelasnya.
Baca juga: Rina Nose Ungkap Alasan Operasi Hidung, Tegaskan Bukan Sekadar Ingin Mengubah Penampilan
Tak hanya itu, Rina juga mempertimbangkan pengalaman pasien lain yang pernah menjalani prosedur serupa.
Ia menilai hasil penanganan dokter Tompi relatif minim efek samping yang berat.
"Kebanyakan pasien yang saya tau juga tidak mengalami memar, pendarahan atau bengkak berlebihan. Napas tetap lega/normal. Beberapa pasien bahkan sudah bisa beraktivitas biasa dalam satu-dua minggu post op."
Berdasarkan berbagai pertimbangan tersebut, Rina akhirnya memutuskan mempercayakan prosedur operasi hidungnya kepada dokter Tompi.
Baca tanpa iklan