News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Doktif Vs Richard Lee

Komentar Wirang Birawa usai Richard Lee Resmi Ditahan: Waktu adalah Mesin Kebenaran

Penulis: Rinanda DwiYuliawati
Editor: Yurika NendriNovianingsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Penahanan dokter sekaligus YouTuber Richard Lee oleh kepolisian memicu berbagai reaksi dari publik, termasuk dari sejumlah tokoh yang pernah bersinggungan dengannya.

Salah satunya datang dari penulis buku sekaligus ahli firasat, Wirang Birawa.

Richard Lee diketahui ditahan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) malam.

Penahanan terhadap dokter asal Palembang, Sumatera Selatan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang sebelumnya dilaporkan oleh rekan sejawatnya, dokter Samira Farahnaz atau yang dikenal sebagai Doktif.

Kasus ini pun menjadi perhatian luas di media sosial.

Sejumlah pihak ikut memberikan tanggapan, termasuk Wirang Birawa yang pernah terlibat perdebatan dengan Richard Lee di masa lalu.

Melalui akun Instagram pribadinya, @wirangbirawa, ia membagikan sebuah video yang menampilkan kembali momen lama ketika Richard Lee disebut pernah merendahkan dirinya.

Dalam unggahan tersebut, Wirang menyinggung pernyataan Richard yang sebelumnya dianggap meremehkan buku yang ia tulis serta pandangannya mengenai firasat.

Kini, setelah kabar penahanan Richard Lee mencuat, Wirang Birawa turut menyampaikan pandangannya melalui sebuah tulisan yang ia bagikan di media sosial.

Ia membuka pesannya dengan sebuah refleksi mengenai perjalanan waktu dan kebenaran.

"KILAS BALIK

Waktu adalah mesin kebenaran yang tidak pernah salah arah," tulis Wirang Birawa, dikutip Tribunnews, Minggu (8/3/2026). 

Baca juga: Richard Lee Jalani Puasa di Tahanan Polda Metro Jaya, Buka dan Sahur Disiapkan Negara

Dalam lanjutannya, Wirang menyinggung masa lalu ketika pemikiran dan karya yang ia bawa disebut-sebut pernah diremehkan.

"Dulu buku dan label itu di rendahkan dan dianggap halusinasi, namun realita bicara dengan bahasa lain; angka pasal dan ancaman jeruji."

Melalui tulisannya, ia juga menyampaikan pesan yang menurutnya berkaitan dengan hukum sebab-akibat dalam kehidupan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini