Ringkasan Berita:
- Metta Permadi mengaku belum ingin terburu-buru menikah meski sudah memiliki kekasih
- Di usia 36 tahun, ia memilih menikmati proses hubungan tanpa target pasti
- Baginya, pernikahan bukan sekadar tujuan kebahagiaan, melainkan tantangan baru yang perlu dijalani dengan keyakinan penuh dan kesiapan matang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kesuksesan Metta Permadi di dunia hiburan hingga dijuluki “Ratu FTV” rupanya belum berbanding lurus dengan kisah asmaranya.
Di usianya yang kini menginjak 36 tahun, Metta masih belum menikah.
Ia mengaku masih nyaman menjalani hidup dengan fokus pada karier aktingnya, meski kerap memerankan karakter istri tersakiti di layar kaca.
Metta pun bersyukur karena tidak mendapat tekanan dari keluarga terkait urusan pernikahan.
“Untungnya orang tuaku nggak pernah menuntut. Mungkin mereka pengen, tapi nggak menuntut. Yang penting aku happy menjalani hidup,” ujar Metta.
Saat disinggung soal kekasih, Metta tampak malu-malu.
Baca juga: Cerita Metta Permadi Diprotes Polisi Gara-gara Jadi Istri Tersakiti
Ia mengakui saat ini tengah menjalin hubungan, namun memilih untuk tidak mengungkap identitas sang pasangan ke publik.
Hubungan tersebut pun masih terbilang baru, sehingga belum ada pembicaraan serius soal pernikahan.
“Masih jalanin aja. Kita nikmati dulu prosesnya,” katanya sambil tersenyum.
Metta menjelaskan, alasan utamanya belum membahas pernikahan adalah karena ia masih ingin melihat arah hubungan tersebut ke depan.
Ia juga mengaku belum sepenuhnya yakin apakah sang kekasih adalah sosok yang tepat untuk menjadi pendamping hidupnya.
“Lebih ke keyakinan hati. Untuk sekarang masih mau lihat prosesnya seperti apa,” jelasnya.
Meski memiliki keinginan untuk menikah, Metta tidak ingin menjadikannya sebagai target yang harus dicapai dalam waktu tertentu.
“Pengen married, tapi nggak mau menargetkan. Jalanin saja,” tambahnya.
Bagi Metta, pernikahan bukanlah solusi untuk meraih kebahagiaan, melainkan sebuah fase baru dengan tantangan tersendiri.
“Menurut aku, pernikahan itu bukan jalan keluar untuk jadi lebih happy, tapi justru tantangan baru,” ungkapnya.
Di sisi lain, Metta juga kerap menjadi tempat curhat teman-temannya yang telah menikah.
Berbagai cerita soal dinamika rumah tangga justru membuatnya lebih berhati-hati, bukan takut.
“Bukan takut, lebih ke hati-hati saja. Semua hal sekarang bisa bikin orang takut, tapi itu dijadikan pembelajaran,” tuturnya.
Dengan prinsip tersebut, Metta memilih menjalani hubungan dan kehidupannya secara mengalir, sambil menunggu keyakinan datang pada waktu yang tepat. (Wartakotalive/Arir Puji Waluyo)
Baca tanpa iklan