TRIBUNNEWS.COM - Sidang lanjutan kasus narkoba yang menjerat aktor Ammar Zoni kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2026), lalu.
Dalam agenda tanggapan atas pleidoi tersebut, perhatian publik tertuju pada absennya sang kekasih, Kamelia, yang selama ini dikenal setia mendampingi Ammar dalam berbagai proses hukum.
Ketidakhadiran Kamelia memunculkan spekulasi soal hubungan keduanya.
Sempat beredar kabar bahwa hubungan mereka merenggang, terlebih saat momen pleidoi lanjutan Ammar, keduanya tidak terlihat bersama.
Meski begitu, Kamelia membantah isu tersebut dan menegaskan bahwa hubungannya dengan Ammar tetap berjalan baik.
Saat menjadi bintang tamu dalam program SpillDtea di Trans TV, wanita yang berprofesi sebagai dokter gigi ini juga menjawab pertanyaan terkait kekhawatiran menjalin hubungan dengan Ammar yang diketahui tengah berjuang melawan ketergantungan narkoba.
Ia mengaku menerima kondisi tersebut dan memahami situasi yang dihadapi sang aktor.
Kamelia mengungkapkan pandangannya bahwa kondisi Ammar tidak sepenuhnya bisa disalahkan secara pribadi, melainkan membutuhkan dukungan dari orang terdekat.
"Ya menurut aku kalau sampai sejauh ini menerima, karena kan aku tahu ya Bang Ammar kayak gitu tuh karena ya itu mungkin menurut aku ya. Jadi bukan karena dari diri dia sendiri juga salah ya, tapi harus ada support orang-orang terdekat gitu loh," ujar Kamelia, dikutip Tribunnews, Selasa (14/4/2026).
Lebih lanjut, Kamelia juga mengaku memiliki keyakinan bahwa Ammar bisa pulih dengan pendekatan yang tepat.
"Tapi jujur aku punya keyakinan (merawat Ammar) kayak gitu sih, karena maksudnya pas dilihat karakter Bang Ammar kayaknya ini orang sebenarnya baik kalau kita tahu caranya untuk menyembuhkan dia," terangnya.
Baca juga: Ammar Zoni Bawa-bawa Irish Bella dalam Pleidoinya, Psikolog Anggap Wajar: Itu Kebenaran
Ia juga menilai Ammar sebagai sosok yang memiliki sisi penyayang.
"Dia tuh orangnya penyayang, emang baik banget sih sebenarnya menurutku ya," katanya.
Di sisi lain, ia tak menampik bahwa proses pemulihan bukan hal mudah, terutama karena adanya riwayat ketergantungan.
"Salahnya dia cuma terlalu, emang mungkin dulunya ya terlalu sudah kecanduan, jadi emang susah disembuhkan. Jadi emang harus ada orang-orang terdekatnya dia," terangnya.
Baca tanpa iklan