Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
Ringkasan Berita:
- Fuji merasa lega usai perkembangan kasus dugaan penggelapan dana endorsement yang dilaporkannya sudah ada titik terang.
- Saat ini perkara tersebut telah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
- Fuji berharap pelaku mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selebgram Fujianti Utami atau Fuji merasa lega usai perkembangan kasus dugaan penggelapan dana endorsement yang dilaporkannya mulai menunjukkan titik terang.
Fuji menyebut terlapor disebut telah mengakui perbuatannya dan proses hukum kini terus berjalan.
Baca juga: Fuji Sambangi Polres Jaksel, Konfirmasi Update Kasus Dugaan Penggelapan Dana Endorsement Eks Admin
Kuasa hukum Fuji, Sandy Arifin, mengatakan pihaknya datang untuk mengonfirmasi keterangan yang sebelumnya telah disampaikan oleh terlapor.
"Agenda hari ini tadi kita mau konfirmasi terkait keterangan yang sudah disampaikan dari pihak terlapor. Kami mendapat informasi bahwa terlapor sudah mengakui perbuatannya dan kerugiannya juga sudah dihitung tadi, tapi tidak boleh kami sampaikan," kata Sandy di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).
Sandy menjelaskan, saat ini perkara tersebut telah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
Ia juga menyebut terlapor kemungkinan akan diberi kesempatan untuk melakukan mediasi dengan Fuji dalam waktu dekat.
"Karena perkembangannya sudah dari penyelidikan sudah naik ke penyidikan, dan di penyidikan juga sudah diperiksa, tinggal sisanya beberapa bukti yang kita lengkapi. Tinggal menunggu itikad baik saja dari yang bersangkutan," ujar Sandy.
Mendengar perkembangan tersebut, Fuji mengaku lega.
"Alhamdulillah lega karena sebentar lagi akan ditetapkan sebagai tersangka ya, InsyaAllah. Pengen ngucapin terima kasih kepada Polres Jakarta Selatan karena sudah dibantu prosesnya dan lega banget dikarenakan ini sudah mulai kelihatanlah hasilnya gitu," ucap Fuji.
Tak hanya itu, Fuji berharap pelaku mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya.
"Aku pengen dia dihukum seadil-adilnya sih karena apa yang udah dia perlakuan sama aku tuh menurut aku udah kelewatan banget, bukan sekadar uang doang soalnya," lanjutnya.
Baca tanpa iklan