TRIBUNNEWS.COM - Drama pernikahan Teuku Rassya beberapa waktu lalu sempat memicu polemik yang menyeret dua sosok penting dalam hidupnya, yakni ibu kandungnya Tamara Bleszynski dan ibu tirinya, Nurah Pasya.
Sorotan publik bermula ketika Tamara disebut hanya hadir sebagai ‘tamu undangan’ dalam pernikahan sang putra.
Sementara itu, yang terlihat mendampingi Rassya di pelaminan adalah sang ayah, Teuku Rafly Pasya bersama istrinya, Nurah Pasya.
Kondisi tersebut memicu beragam reaksi dari warganet, tak sedikit yang melontarkan komentar miring hingga menuding Nurah seolah mengambil peran ibu kandung dalam momen penting tersebut.
Meski Rassya telah memberikan klarifikasi dan diketahui sudah bertemu dengan Tamara, polemik di media sosial belum sepenuhnya mereda.
Di tengah situasi itu, Nurah sempat mengungkapkan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Tamara guna meluruskan kesalahpahaman yang berkembang, namun berujung penolakan.
Ia menyebut langkah tersebut dilakukan agar persoalan tidak berdampak pada anak-anaknya yang ikut terseret dalam perundungan di dunia maya.
Terbaru, ia kembali buka suara dan menegaskan sikapnya terhadap komentar negatif yang terus bermunculan melalui fitur broadcast di akun Instagram pribadinya.
Kini, Nurah mengaku tidak ingin ambil pusing dan memilih fokus pada ketenangan hidupnya.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terpengaruh secara emosional oleh komentar warganet.
"Btw jujurly aku ga marah atau kena mental loh sm netizen yg berkata buruk ke aku dan keluarga ku," ujar Nurah, dikutip Tribunnews, Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Ibunda Tiri Teuku Rassya Sesalkan Tamara Bleszynski Enggan Bertemu Dirinya: Aku Salah Apa?
Meski demikian, ia mengakui sempat merasa kesal, namun memilih untuk tidak berlarut-larut.
"Kesel iya tp abis itu yaudah bodo amat."
Nurah juga menilai tidak ada gunanya menyimpan rasa sakit hati terhadap hal yang menurutnya tidak benar.
"Ya soalnya ga bener juga ngapain sakit hati yakan. Jd yaudah dosa juga di tanggung masing2 kan?," terangnya.
Baca tanpa iklan