TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Shalom Razade bintangi film The Bell. Baginya, tantangan yang dihadapi terasa berbeda dibanding film-film sebelumnya yang dia bintangi.
Bukan sekadar memerankan sosok mistis, Shalom harus menghidupkan karakter hantu folklor atau urban legend dari Belitung bernama Penebok, hantu tanpa kepala.
Dalam film tersebut, Shalom memerankan Isabella, perempuan keturunan Belanda-Belitung yang hidup di era 1930–1940-an.
Karakter ini tak hanya hadir sebagai manusia di masa lalu, tetapi juga memiliki transformasi menjadi sosok hantu Penebok yang menyimpan cerita tragis.
Baca juga: Wulan Guritno Aktif Lagi Jadi Produser, Putrinya Shaloom Perankan Film Malam 3 Yasinan
“Menarik sih karena lagi-lagi aku jadi setan, hahaha," ujar Shalom Razade di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).
"Tapi kali ini tanpa kepala,” terus Shalom.
Menurut Shalom, peran ini terasa unik karena Penebok bukan sekadar hantu untuk menakut-nakuti.
Ia justru memiliki latar emosional yang kuat, karena sosok tersebut digambarkan sebagai arwah yang mencari kekasihnya di masa lalu, sehingga menghadirkan sisi drama dan romansa di balik teror.
“Kenapa Penebok mengumpulkan kepala-kepala ini kan ada tujuannya sebenarnya," ungkap Shalom.
"Bukan hantu untuk nakut-nakutin, tapi ternyata dia ingin bertemu kekasihnya,” jelasnya.
Ketertarikan Shalom terhadap karakter ini juga dipicu oleh fakta bahwa legenda Penebok masih jarang dikenal luas.
Ia mengaku sempat mencari tahu asal-usul cerita tersebut dan menemukan bahwa kisahnya berkaitan dengan urban legend di Belitung.
“Aku belum pernah dengar si Penebok ini. Ternyata dari urban legend Belitung, dan ada cerita soal penemuan tubuh tanpa kepala di sana," jelasnya.
"Itu yang bikin aku makin tertarik,” ungkap Shalom.
Baca tanpa iklan