Pesta resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dengan kata lain, pasti ada protokol istana yang perlu ditetapkan saat Prabowo menghadiri acara tersebut.
Dhani menyebut Prabowo hadir secara pribadi sebagai orang terdekatnya undangannya.
"Saya ingin menggarisbawahi bahwa Pak Prabowo sebenarnya datang (ke pernikahan El) bukan sebagai presiden, kebetulan dia sekarang presiden," cerita Dhani dalam tayangan SCTV untuk program The ICON Indonesia.
Lalu, Dhani mulai mengurai cerita bawasannya El melanggar protokol yang telah ditetapkan oleh istana, demi Maia Estianty dan Irwan Mussry bisa berfoto bersama sekaligus.
"Ada cerita-cerita lucu dibalik itu, bapak Prabowo datang sebagai presiden tentu ada protokoler. Kemarin aku hampir marah sama El."
"Dari protokol maunya foto itu gantian, antara Dhani-Mulan dengan ayah dan bunda Syifa. Lalu digantikan saat sesi kedua sama bunda Maia dan Irwan," jelas Dhani.
"Tapi karena Bapak Prabowo telat datang ke pelaminan, El agak bingung 'mana nih kok nggak datang-datang' kan bundanya di bawah, dia bilang 'udah ke atas semuanya'. Aku bilang 'nggak bisa protokol nggak bisa diganti begitu saja. Tapi El ngotot pengen bareng-bareng semuanya," lanjutnya.
Atas keputusan El itu, Dhani sempat marah hingga menyebut Prabowo sampai dibuat bingung karena mengira Maia dan Irwan adalah mertua El.
Jadi bayangin Bapak Presiden datang bingung (tidak sesuai protokol. Jadi pas Prabowo datang ketemu Daddy Irwan dipikir ayahnya Syifa, dipikir bunda Maia itu ibunya Syifa," papar Dhani lagi.
(Tribunnews.com/Ayu)
Baca tanpa iklan