“Dia orang itu tiga hari berturut-turut itu banyak beberapa akun itu yang melakukan live secara massal, terus membicarakan tentang kronologi meninggalnya saya," bebernya.
"Kan gini toh, wong wonge sih urip (orangnya masih hidup) kok diomongin mati ya kan?” kata Depe.
Meski demikian, Dewi menegaskan bahwa dirinya bukan sosok yang mudah melaporkan orang.
Ia sempat menahan diri sebelum akhirnya mempertimbangkan langkah hukum karena sudah merasa keterlaluan.
“Jadi aku tuh sebenarnya mau marah itu yo gimana, sebenarnya aku nggak kepengin ngelaporin itu tapi kesel gitu,” ujarnya.
Dewi mengaku sudah berkomunikasi dengan kuasa hukumnya, Sandy Arifin, untuk membahas kemungkinan pelaporan baru tersebut.
Ia bahkan sempat berencana menggabungkan laporan ini dengan kasus sebelumnya yang melibatkan akun Facebook.
“Kemarin aku sudah bilang sama Bang Sandy Arifin. Bang Sandy sebenarnya sih kan kemarin itu aku dapat panggilan polisi sebagai saksi untuk kasus yang Facebook. Nah cuma maunya itu sekaligus boleh nggak aku laporin ini,” jelasnya.
“Nanti kita lihat nanti lah apa benar hatiku sampai benar-benar ini deh gitu,” bebernya.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
Baca tanpa iklan