TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan antara Ahmad Dhani dan mantan istrinya, Maia Estianty, kembali menjadi perhatian publik.
Ketegangan di antara keduanya disebut kembali memanas usai momen pernikahan putra mereka, El Rumi, dengan Syifa Hadju.
Konflik lama terkait perceraian keduanya memang bukan hal baru.
Rumah tangga Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang berakhir perpisahan hingga kini masih kerap menjadi perbincangan.
Terlebih, melalui unggahan di media sosial, Ahmad Dhani beberapa kali melontarkan sindiran kepada Maia, mulai dari momen siraman hingga menyinggung hasil putusan perceraian di masa lalu.
Situasi ini pun menuai beragam reaksi, termasuk dari psikolog Tika Bisono yang turut memberikan pandangannya.
Tika menilai dinamika yang terjadi dalam hubungan tersebut mencerminkan kondisi perceraian yang tidak sehat.
"Disebut dengan perceraian yang tidak sehat," ujar Tika, dikutip Tribunnews dalam YouTube Reyben Entertainment, Selasa (5/5/2026).
Ia kemudian menjelaskan bahwa faktor perselingkuhan kerap meninggalkan luka mendalam
"Karena memang penyebabnya, sebagaimana rata-rata perceraian, kalau sudah perselingkuhan pasti ada luka."
"Baik buat yang perempuan maupun yang laki-laki itu sama. "
Baca juga: Akun Instagram Mendadak Hilang usai Sindir Maia Estianty, Ahmad Dhani: Kebenaran Tak Bisa Dikubur
"Nah, tapi kalau dalam kasus (Ahmad Dhani dan Maia Estianty) ini, kita semua tahu penyebabnya ada orang ketiga dan yang dirugikan adalah pihak perempuan," terangnya.
Psikolog lulusan Fakultas Psikologi (FPSI) UI ini juga menyoroti adanya perbedaan persepsi dari pihak laki-laki yang dianggap tidak merasa menyakiti.
"Nah, yang laki-laki itu tidak merasa merugikan, tidak merasa menyakiti. Ibaratnya seolah-olah memang begini keadaannya, ya sudah terima saja."
"Padahal kalau dari sisi orang ketiga, situasi perkawinan yang disodok orang ketiga itu tidak pernah bagus. Tidak pernah bagus dan dampaknya pasti jelek."
Baca tanpa iklan