Menurut Ratu, informasi mengenai dirinya mensomasi orang tua merupakan kabar yang tidak sesuai fakta.
Ia menegaskan masalah keluarga yang sedang dihadapinya semestinya diselesaikan secara pribadi dan tidak menjadi konsumsi publik.
"Kalau dari aku sebenarnya memang untuk permasalahan pribadiku dengan keluargaku itu memang harusnya aku menyelesaikan secara pribadi, bukan untuk konsumsi publik," ujar Ratu Sofya di kawasan Cilandak Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026).
Kuasa hukum Ratu, Dede, juga menyebut pihaknya merasa dirugikan dengan munculnya narasi yang berkembang di publik.
Menurutnya, surat yang dikirimkan kepada pihak yang menandatangani kontrak dengan HAS Creative bukanlah surat somasi, melainkan bentuk pernyataan sikap.
"Jadi terkait hal itu kami nyatakan itu tidak benar," kata Dede.
Ia menjelaskan, surat tersebut dikirim sebagai respons terhadap somasi yang lebih dulu dilayangkan HAS Creative kepada kliennya.
Surat itu ditujukan kepada ayah kandung Ratu sebagai pihak yang menandatangani perjanjian kerja sama.
"Jadi kami mengirimkan surat pernyataan dan penegasan, bukan somasi," ujar Dede.
"Jadi tidak ada somasi sama sekali dari klien kami kepada orang tuanya," lanjutnya.
Ratu pun kembali menegaskan secara langsung di hadapan media bahwa dirinya tak pernah mengambil langkah hukum terhadap keluarga.
"Tidak ada somasi, saya tidak pernah mensomasi ibu saya dan bapak saya, saya tidak pernah," tegas Ratu.
Meski demikian, Ratu Sofya mengaku persoalan yang berlarut-larut selama kurang lebih dua tahun terakhir cukup berdampak terhadap kehidupannya.
"Kalau kerjaan terganggu sudah pasti ya. Kalau ditanya capek, sudah pasti capek," ungkapnya.
Baca juga: Tangisnya Pecah, Ibunda Ratu Sofya: Pulang Nak, Pintu Rumah Terbuka 24 Jam Buat Kamu
Sebelum ini ibunda Ratu, Intan Matshura mengaku dapat somasi dari kuasa hukum Ratu yang isinya meminta untuk mengirim semua fee atau honor dari film 'Dosa' yang diketahui ditransfer ke rekening ayahnya.
Baca tanpa iklan