TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seniman lenong Betawi senior Muhammad Sulaeman Harsono atau akrab disapa Haji Bolot, menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati, Jakarta, karena serangan jantung.
Informasi ini pertama kali dibagikan oleh sahabatnya, Andre Taulany, melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dalam postingan tersebut, Andre memperlihatkan foto Haji Bolot yang sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit, lengkap dengan berbagai peralatan medis yang menempel di tubuhnya.
Baca juga: Komedian Haji Bolot Jatuh Sakit, Cucu: Sudah Dua Minggu Dirawat di RS Fatmawati Jakarta
Melalui takarir unggahannya, mantan vokalis Stinky itu pun mengetuk hati netizen untuk ikut mendoakan kesembuhan sang komedian legendaris.
"Mohon doa dan supportnya teman-teman untuk Pak Haji Bolot," tulis Andre Taulany dikutip Kamis (11/6/2026).
Alami Serangan Jantung
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria yang identik dengan persona jenaka sebagai pria tunarungu ini dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, akibat mengalami serangan jantung.
Kondisi kesehatan Haji Bolot menurun dan sudah berlangsung cukup lama.
Pihak keluarga menyebutkan sang pelawak senior sudah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit selama 14 hari terakhir.
"Iya sudah dua minggu dirawat," ujar cucunya, Ika kepada awak media.
Kondisi Terkini Mulai Membaik
Meski sempat membuat khawatir, kondisi kesehatan pria yang kerap mengundang gelak tawa lewat lawakan khasnya tentang wanita, uang, dan makanan ini dikabarkan mulai menunjukkan perkembangan positif.
Sang cucu, Ika, mengungkapkan bahwa saat ini kondisi kakeknya sudah jauh lebih baik dan menunjukkan tanda-tanda stabil jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
"Sekarang alhamdulilah sudah stabil," jelas Ika.
Kendati demikian, pihak keluarga masih enggan membeberkan secara detail mengenai tindakan medis lanjutan yang akan dijalani.
Saat ini, fokus utama keluarga adalah mendampingi proses pemulihan Haji Bolot agar bisa segera keluar dari rumah sakit dan pulang rumah.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)
Baca tanpa iklan