News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabar Artis

Detik-detik Haji Bolot Saat Dibawa ke Rumah Sakit, Rasakan Sesak di Dada Tapi Ogah Pakai Kursi Roda

Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

Ringkasan Berita:

  • Kesehatan komedian senior Haji Bolot dikabarkan terus membaik setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit. 
  • Ia terkena serangan jantung di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. 
  • Terungkap kondisi Haji Bolot saat pertama kali dibawa ke rumah sakit.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kondisi komedian senior Haji Bolot dikabarkan terus membaik setelah menjalani perawatan akibat serangan jantung di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. 

Namun di balik perawatan yang kini memasuki masa pemulihan, Wahyu Ramadhan asisten Haji Bolot mengungkap detik-detik saat pertama kali dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Kondisi Terkini Haji Bolot usai Sempat Disebut Kritis, Terbaring Lemas di ICU, Masih Bisa Komunikasi

Menurut Wahyu, keluhan yang dirasakan Haji Bolot muncul secara mendadak pada 28 Mei 2026 lalu. 

Saat itu, pria yang dikenal lewat logat khas Betawinya tersebut menghubunginya karena merasakan sesak di dada.

"Ya sebenarnya mendadak sih ya, karena emang baba itu kan nggak pernah ada penyakit gini-gini," ujar Wahyu Ramadhan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

"Jadi dia sesak doang, telepon, 'Yuk, ayo ke rumah sakit.' Udah sih, gitu," katanya.

Saat itu Haji Bolot berada di kediamannya di kawasan Jombang, Tangerang Selatan. Meski mengeluhkan sesak, kondisinya masih terlihat baik-baik saja.

Haji Bolot dalam sebuah penampilan di Ini Talk Show. Haji Bolot tetap eksis di usia 77 tahun. (ini talk show)

Hal itu membuat orang terdekat Haji Bolot tak ada yang menyangka mengalami masalah serius pada jantung.

Wahyu bahkan menyebut Haji Bolot masih mampu berjalan sendiri ketika tiba di rumah sakit pertama di kawasan Bintaro.

"Masih sadar, masih bisa jalan," tuturnya.

"Di rumah sakit pun, nyampe rumah sakit yang pertama itu di Bintaro, kita ya baba disuruh pakai kursi roda aja, 'Ah ngapain, orang gua masih bisa jalan,' gitu" ujar Wahyu.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini