TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bintang sinetron Tamara Tyasmara mengaku masih memiliki trauma mendalam karena diduga, perjalanan asmaranya dengan Yudha Arfandi meninggalkan jejak pilu.
Bagaimana tidak pilu? Anak Tamara, Dante meregang nyawa ditangan mantan kekasihnya sendiri.
Baca juga: Tamara Tyasmara Jadikan Kisah Aurelie Moeremans sebagai Pelajaran dalam Memilih Pasangan
"Kalau buka hati sih, belum ya," kata Tamara Tyasmara ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Perilaku Yudha kepadanya selama menjalin hubungan membuat Tamara harus mengobati hati dan batinnya dengan waktu yang cukup lama.
Trauma dan kesedihan yang sangat berat tentu masih terasa oleh wanita kelahiran Jakarta itu sampai detik ini.
"Trauma bangetlah, trauma banget kayak aku di bawah bayang-bayang yang kemarin, jadi sekarang harus lebih selektif," ucapnya.
Bahkan Tamara berniat jika sedang didekati lelaki, ia langsung membuka diri dan meminta masukan kepada orang terdekat.
"Sekarang kalau aku punya pacar baru, aku langsung kenalin ke keluarga dan sahabat aku, karena aku mau dengerin apa kata orang. Kalau dulu kan aku menutup kuping dari masukan orang, sekarang mau dengerin kata orang," jelasnya.
Rindu Dante
Tamara mengakui dua tahun kehilangan Dante masih membuatnya sangat sedih. Ia belum bisa melupakan kejadian tragis yang menimpa anaknya.
"Makin harinya itu malah makin terasa (kangennya)," tegasnya.
Tamara Tyasmara hanya bisa berdoa dan menyambangi makam Dante, jika rasa rindu itu mulai muncul di benaknya.
"Mengobatinya cuma bisa berdoa, sama ke makam. Kamu sudah enggak bisa ngapa-ngapain lagi sekarang," ujar Tamara Tyasmara.
Diberitakan sebelumnya, Dante meninggal dunia pada 27 Januari 2024, karena ditenggelamkan oleh Yudha Arfandi, mantan kekasih Tamara.
Baca tanpa iklan