TRIBUNNEWS.COM – Caroline Wozniacki kini menempuh pendekatan baru dalam mempersiapkan diri menghadapi sebuah turnamen. Alih-alih berlatih keras, ia justru memilih untuk bersantai. Cara itu diyakininya bisa memberikan hasil yang lebih optimal. Maka, jelang menghadapi Turnamen Dubai WTA Tennis Championships, petenis cantik Denmark ini pun malah pergi ke waterpark Wild Wadi di Dubai, baru-baru ini.
Caro, panggilannya, mengikat rambut pirangnya, memakai kaus hitam tanpa lengan, dan celana pendek sepaha juga warna hitam. Dengan penuh percaya diri mengambil papan seluncur warna putih, lantas dengan gaya bak surfer beneran ia pun terjun ke pusaran air yang bergelombang. Berenang menunggangi ombak.
Tak terlihat sedikit pun rona ketakutan di wajah petenis berusia 22 tahun ini. Caro malah tertawa memamerkan barisan giginya yang putih. Tapi ia ternyata tak punya cukup keberanian untuk berdiri di papan seluncur. Sekali ia coba melakukan, namun baru saja ia menginjakkan kaki di papan seluncur, ia kemudian mengurungkan niatnya. Ciut mungkin.
Maka Caro pun memilih untuk berbaring di papan seluncurnya yang berwarna putih. Menikmati tubuhnya dipermainkan ombak yang bergulung-gulung. Kendati hanya berbaring saja di papan seluncur, atraksi Caro pun mengundang pertanyaan: sejak kapan ia bisa bermain surfing? Jangan dulu heran, pasalnya ia memang bukan sedang surfing beneran. Alih-alih Caro menggunakan papan seluncur mesin buatan di salah satu wahana yang terletak di kawasan Jumeriah.
"Mengasyikkan sekali. Mungkin seperti ini rasanya berselancar. Tapi aku tak berani melakukannya di laut. Cukup berselancar di sini saja. Rasanya sudah cukup untuk membuat adrenalinku mengalir deras," kata kekasih pegolf Rory McIlroy ini.
Ia kemudian mengunggah foto-foto dirinya saat sedang beraksi dengan papan seluncur buatan tersebut. Tak lupa, Caro menuliskan komentarnya, "Hari yang sungguh menyenangkan. Saya bersenang-senang seharian di sini," tulisnya.
Usai bersenang-senang, ia akan bertanding di putaran pertama Turnamen Dubai melawan petenis non unggulan L Safarova hari ini. Mantan peringkat satu WTA yang kini menempati peringkat 10 ini menargetkan setidaknya bisa masuk perempat-final di turnamen tersebut.
Ia mengaku sangat terinspirasi dengan comeback Serena Williams yang sukses kembali menduduki peringkat pertama WTA pada usia 31 tahun, yang membuatnya jadi petenis putri tertua yang bisa melakukan hal tersebut.
Caro berada di peringkat satu pada 2010 dan 2011 lalu, namun ia tergelincir pada 2012 hingga terlempar dari sepuluh besar. Namun, sekarang ia sudah merangkak lagi masuk urutan sepuluh besar.
Petenis Denmark ini belum pernah sekali pun meraih gelar juara grand slam. Menurutnya, ia bisa menarik pelajaran penting dari ketabahan Serena, dimana peraih 15 kali juara grand slam itu bisa bangkit berjuang mengatasi sakit dan cedera. Serena meraih kembali gelar petenis nomor satu yang terakhir dilakukannya 2,5 tahun lalu.
"Yang terlintas dalam pikiran saya adalah wow! Saya berusia sembilan tahun lebih muda karena saya berusia 22 tahun. Saya pun berpikir, saya harus bisa sepertinya. Dan saya masih punya kesempatan yang banyak," ujar Caro. (Tribunnews/den)
Baca tanpa iklan