News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Thomas dan Uber Cup

Rekap Medali Thomas & Uber Cup 2026: China & Korea Emas, Srikandi Indonesia Konsisten

Penulis: Niken Thalia
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COMĀ - Thomas & Uber Cup 2026, resmi ditutup pada Senin (4/5/2026). Jika pada edisi 2024 lalu China berhasil berpesta pora dengan mengawinkan gelar juara di rumah sendiri, edisi kali ini menyajikan narasi yang berbeda.

Dominasi total Negeri Tirai Bambu berhasil dipatahkan oleh kebangkitan kekuatan lama dan ledakan kejutan dari kekuatan baru.

Tahun ini, takhta juara terbagi dua. Piala Thomas sukses diamankan oleh China, dan Piala Uber harus rela terbang ke Seoul setelah Korea Selatan tampil digdaya di partai puncak.

Di balik pergeseran kekuasaan tersebut, terselip kisah-kisah heroik tentang sejarah perdana, konsistensi yang terjaga, hingga kembalinya para raksasa ke podium medali.

Srikandi Indonesia Menjaga Konsistensi

Sorotan tertuju pada perjuangan tim Uber Indonesia. Setelah mencetak sejarah dengan menembus final pada edisi 2024 lalu, ekspektasi publik sempat meninggi.

Namun, tantangan tahun ini jauh lebih berat. Skuad Merah-Putih berangkat ke Horsens, Denmark, dalam kondisi pincang.

lihat foto THALITA - Ekspresi tunggal putri Indonesia, Thalita Wiryawan, setelah memastikan kemenangan atas Sim Yu-jin dalam babak semifinal Uber Cup 2026 antara Indonesia vs Korea di Forum Horsens, Denmark, pada 2 Mei 2026. (Foto: BWF)

Indonesia tak diperkuat dua pilar utamanya, Gregoria Mariska karena sakit dan peraih emas Olimpiade Tokyo, Apriyani Rahayu.

Meski tidak diunggulkan untuk mengulang memori final dua tahun lalu, Putri Kusuma Wardani dan kolega menunjukkan determinasi luar biasa.

Memanfaatkan keuntungan posisi seed dan hasil drawing grup yang relatif menguntungkan, Indonesia berhasil melaju ke perempat final dengan status juara grup.

Ujian sesungguhnya hadir di babak delapan besar saat harus menantang tuan rumah, Denmark.

Dengan mental baja, para Srikandi Indonesia sukses membungkam publik tuan rumah untuk mengamankan satu tiket semifinal.

Walaupun langkah mereka akhirnya dihentikan oleh Korea di babak empat besar, capaian ini memastikan Indonesia meraih medali perunggu.

Baca juga: Gebrakan Prancis di Thomas Cup 2026 Diredam China, Shi Yu Qi Cs Tunjukkan Siapa Rajanya

Hasil ini merupakan prestasi back-to-back medali, 2024 perak, 2026 perunggu, membuktikan bahwa konsistensi bulu tangkis putri Indonesia stabil.

Raihan ini sekaligus menjadi pelipur lara atas hancurnya tim Thomas Indonesia yang gagal lolos dari fase grup.

Sensasi Prancis: Dongeng yang Menjadi Nyata

Panggung Thomas Cup 2026 tanpa ragu menjadi milik Prancis. Tim asal Benua Biru ini menciptakan kegemparan luar biasa sejak hari pertama.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini