News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BWF World Tour

Final Ganda Putri Polytron Indonesia Open 2026 Tanpa Rachel/Febi, Liu/Tan si Penjegal Langkah

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GAGAL KE FINAL - Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Rachel/Febi tersingkir pada babak semifinal Indonesia Masters 2026 usai dikalahkan ganda Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi secara rubber game dengan skor akhir 12-21, 21-19, 13-21 di Istora Senayan, Sabtu, Jakarta, (24/1/2026). Rachel/Febi belum bisa mengantongi kemenangan saat berhadapan dengan Liu Shengshu/Tan Ning di semifinal Polytron Indonesia Open 2026, Sabtu (6/6/2026).

 

TRIBUNNEWS.COM - Perjuangan wakil Indonesia di sektor ganda putri resmi terhenti di babak semifinal Polytron Indonesia Open 2026, Sabtu (6/6/2026) di Istora, Senayan, Jakarta.

Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum gagal memenangkan pertandingan saat berjumpa dengan pemain unggulan 1, Liu Shengshu/Tan Ning, asal China.

Rachel/Febi menyerah dua gim langsung atas pasangan China dengan skor 21-17 dan 21-16 dalam waktu 39 menit.

Meski demikian, Rachel/Febi tak perlu berkecil hati dengan kekalahan ini.

Bisa dibilang mereka bisa memberikan perlawanan cukup sengit kepada pasangan ganda putri terbaik dunia itu.

Bahkan di gim kedua Rachel/Febi bisa cukup lama memimpin perolehan angka.

Hanya saja di momen-momen akhir nampaknya pasangan Indonesia sedikit gugup dan hilang fokus yang menyebabkan terjadinya kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan.

Pada akhirnya Rachel/Febi harus menyerahkan tiket final tersebut kepada Liu/Tan.

Baca juga: Jojo Beberkan Plus Minus Jadi Atlet Independen Setelah Tembus Final Polytron Indonesia Open 2026

Jalannya Laga

Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhadapan dengan Liu Shengshu/Tan Ning di babak semifinal Polytron Indonesia Open 2026.

Permainan dari kedua pasang pebulu tangkis sebenarnya tak berlangsung sangat cepat.

Mereka sedang-sedang saja untuk membangun momentum serangan.

Keduanya mengandalkan placing yang menyulitkan bagi lawan daripada smash keras yang mematikan.

Sejauh ini, pasangan China lebih unggul masalah itu.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini