News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Widjojo Soejono Sebagai Bapak Tenis Indonesia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Widjojo Soejono ditetapkan sebagai babak tenis Indonesia.

Laporan Wartawan Surya,Fatkhul Alami

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Dinilai dedikasi dan komitmen dalam melakukan pembinaan tenis, Widjojo Soejono ditetapkan sebagai babak tenis Indonesia.

Widjojo hingga kini masih terus mengabdi dan pedui terhadap perkembangan tenis di Tanah Air.

Dedikasi dan pengabdian Widjojo Soejono dalam dunia tenis sudah tidak diragukan lagi. Namanya sebagai titel kejuaraan tenis internasional junior yang ke-XXXII pada tahun 2013 ini.

"Sudah lama kita usulkan ke PP Pelti agar Pak Widjojo Soedjono ditetapkan sebagai bapak tenis Indonesia. PP Pelti sendiri sudah oke dan setuju ," kata Husein Latief, Ketua Umum Pengprov Pelti Jatim, usai pembukaan turnamen tenis international Widjojo Soejono Cup XXXII di lapangan Makodam V/ Brawijaya, Senin (14/10/2013).

Menurut Husein, Widjojo Soejono yang mantan Pengdam V/Brawijaya ini merupakan sosok yang punya komitmen dan dedikasi tinggi dalam mengembangkan tenis di Indonesia.
Ini dibuktikan dengan penyelenggaraan turnamen tenis kelompok umur yang masih bertahan hingga sekarang.

Bahkan, turnamen Widjojo Soejono sekarang sudah mendunia. Jika awalnya event ini hanya diperuntukkan pembibitan, sekarang sudah menjadi event internasional dan diakui resmi oleh badan tenis internasional atau ITF.

Dari turnamen Widjojo Soejono ini lahir beberapa petenis nasional. Antara lain Romana Tedjakusuma dan Lisa Andriyani.

Kedua petenis beberapa kali memperkuat Indonesia di kejuaraan dunia beregu Piala Federasi.

"Komitmennya nyata. Jarang ada event tenis junior bisa bertahjan 32 tahun lamanya. Tidak pernah putus ditengah jalan. Kepeduliannya ini yang pantas diharagai," nilai Husein didampingi Direktur Turnamen, Didik Utomo Pribadi.

Husein optimistis, Widjono Soejono Cup bisa bertahan 50 hingga 100 tahun.

"Mungkin 50 hingga 100 tahun, turnamen kelompok umur internasional iniĀ  tak akan berhenti. Bila perlu kita gelar event junior lebih banyak lagi," tegas Husein.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini