News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tinju

Pernah Gigit Telinga Evander Holyfield saat Bertinju, Mike Tyson Beberkan Alasannya

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mike Tyson. Alasan Mike Tyson untuk menggigit telinga Evander Holyfield terkuak. Si Leher Beton mengaku ingin membunuh sang Real Deal saat itu.

TRIBUNNEWS.COM - Mantan petinju kelas berat, Mike Tyson pernah terlibat dalam kontroversi yang ikut menyeret nama Evander Holyfield.

Mike Tyson pernah menggigit telinga Evander Holyfield hingga meninggalkan luka permanen.

Rupanya, Mike Tyson memiliki alasan tersendiri saat memutuskan menggigit telinga Evander Holyfield kala keduanya berduel.

Petinju berjuluk Si Leher Beton ini mengaku kalap dengan tindakan yang dilakukan The Real Deal, julukan Holyfield, di tengah-tengah laga.

Baca juga: Mengulik Biang Keladi Gagalnya Laga Mike Tyson dan Evander Holyfield Jilid 3

Eks petinju yang saat kini berusia 54 tahun ini mengungkapkan, Holyfield menanduk kepalanya saat bertinju.

Pengakuan tersebut keluar dari mulut Mike Tyson sendiri saat melakukan sesi wawancara di sebuah talkshow.

"Saya sangat marah karena kepala saya terbentur dan sebagainya," ungkap Mike Tyson dikutip dari CBS Sports.

"Saya benar-benar hilang kesadaran saat laga itu."

"Itu membuat saya tak bisa melakukan strategi dengan benar dan sebagainya," sambungnya.

Baca juga: Profil Lennox Lewis, Eks Raja Kelas Berat yang Pernah Buat Mike Tyson Cium Kanvas

Si Leher Beton bahkan sempat ingin membunuh Evander Holyfield dalam pertandingan itu.

Kekesalan yang dirasakan petinju yang juga berjuluk Iron ini membuatnya tak bisa berpikir jernih.

Untungnya, ia tak bertindak seperti apa yang ada dalam benaknya saat itu.

Gigitan di kuping kanan Holyfield menjadi aksi 'terganas'nya dalam laga tersebut.

"Saya menggigitnya karena saya ingin membunuhnya," ujar Tyson.

Diketahui, Mike Tyson dan Evander Holyfield terlibat persaingan seru pada medio 90an.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini