Hal ini mengingat prestasi terbaik sektor tunggal putri Indonesia terakhir dalam ajang Olimpiade terjadi pada edisi pertama tahun 1992.
Kala itu, nama Susi Susanti berhasil menisbatkan diri sebagai peraih medali emas dalam edisi perdana cabor bulu tangkis Olimpiade 1992, tepatnya di sektor tunggal putri.
Menarik untuk melihat bagaimana perjuangan Gregoria untuk bisa melewati hadangan Ratchanok Intanon di babak 16 besar Olimpiade Tokyo 2021.
Berita lainnya terkait Olimpiade Tokyo 2021
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)
Baca tanpa iklan