News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bulutangkis

Hasil Simulasi Piala Sudirman, Thomas & Uber: Nova Widianto Evaluasi Penampilan Ganda Campuran

Penulis: Laura Hilmi
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

Kemenangan diraih Rinov/Pitha dengan rubber game 16-21, 21-15, 21-19.

Nova juga menilai penampilan Rinov/Pitha memang kurang maksimal.

Namun, hal tersebut disebut merupakan faktor kurang bugarnya juara Kejuaraan Dunia Junior 2017 tersebut, bukan karena performa mereka yang menurun.

"Untuk di hari pertama kami memang sudah perkirakan pertandingan akan ramai. Rinov/Pitha dan Zacha/Bela itu memang imbang walaupun istilahnya Rinov/Pitha dari peringkat lebih di atas tapi kita lihat di latihan mereka menang kalah kalau ketemu. Umurnya juga beda-beda tipis jadi saya tidak kaget Zacha/Bela bisa mengalahkan Rinov/Pitha," ujar Nova seperti yang dirilis laman PBSI pada Kamis (9/9/2021).

Sementara pasangan ganda campuran Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela dinilai masih melakukan kesalahan sendiri.

Namun permainan di partai berikutnya disebut mulai rapi.

"Zacha/Bela biasanya mereka penyakitnya suka salah-salah sendiri, kemarin sempat keliatan di gim pertama saat unggul tapi setelah itu mereka rapi mainnya," ujar Nova.

"Sementara Rinov/Pitha memang tampil kurang maksimal, mereka keteteran di kecepatan dan pertahanannya mudah jebol tapi memang mereka sedang kurang bugar. Bukan karena menurun. Secara keseluruhan, saya puas dengan penampilan dua pasangan ini."

Pada pertandingan hari kedua, giliran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhadapan dengan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Laga seru tiga gim pun kembali tersaji.

Jordan/Melati harus mengakui keunggulan Hafiz/Gloria yang tampil lebih baik dengan skor 13-21, 24-22, 17-21.

"Di hari kedua, Jordan/Melati secara latihan sebenarnya sedang bagus-bagusnya. Tapi kemarin memang tampil kurang maksimal, kurang percaya diri terutama di bola depan dan terima servisnya. Setelah Olimpiade justru saya lihat mereka lebih termotivasi ya, latihannya tambah rajin," kata Nova.

Nova menambahkan, komunikasi yang baik juga menentukan hasil pertandingan.

"Tapi saya tidak mau melihat terpacunya hanya di latihan saja, di pertandingan harus seperti itu. Kadang-kadang kan faktor komunikasi sangat berpengaruh," jelas Nova.

"Di latihan sudah bagus, lalu pas pertandingan ada masalah komunikasi, hasilnya tidak maksimal lagi."

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini